Medan - detiksatu.com II Reclasseering Indonesia Badan Peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat Se-Sumatera menyerukan pentingnya rekonsiliasi nasional yang berorientasi pada kepentingan rakyat serta menolak praktik politik dengan drama Politik dan kepentingan sempit.
Seruan tersebut disampaikan Ketua Reclasseering Indonesia Se-Sumatera, Sandi Hamonangan Parlindungan Nasution, ST, dalam keterangannya di Kantor Reclasseering Indonesia Badan Peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat, Kota Medan, Kamis (29/1/2026).
Dalam pernyataannya, Sandi menegaskan bahwa rekonsiliasi nasional harus dimaknai sebagai upaya bersama seluruh pengelola negara untuk kembali pada nilai-nilai luhur bangsa serta cita-cita para pendiri negara (founding fathers).
“Kami berharap jangan terlalu banyak drama politik. Yang dibutuhkan bangsa ini adalah kesadaran kolektif, atau bisa disebut tobat nasional, agar pengelolaan negara benar-benar diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang adil dan makmur,” ujar Sandi.
Ia menyampaikan bahwa Reclasseering Indonesia Se-Sumatera siap memberikan masukan konstruktif kepada para penyelenggara negara guna mendorong terwujudnya kepastian hukum dan transparansi dalam pengelolaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, kepastian hukum yang berkeadilan merupakan pondasi utama dalam menciptakan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap negara. Selain itu, transparansi dalam seluruh aspek penyelenggaraan pemerintahan juga menjadi kunci agar pengelolaan negara berjalan secara jujur dan bertanggung jawab.
“Tanpa kepastian hukum dan transparansi, sulit mewujudkan tujuan akhir bernegara, yaitu kesejahteraan rakyat yang berlandaskan keadilan,” tegasnya.
Reclasseering Indonesia Sumatera berharap seruan ini dapat menjadi refleksi bersama bagi seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga keutuhan NKRI melalui rekonsiliasi nasional yang bermakna dan berpihak pada kepentingan rakyat.
(Reporter : Yusuf)

