Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan pembersihan difokuskan pada lokasi-lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan, seperti kawasan Monas, Bundaran HI, serta koridor Sudirman–MH Thamrin.
Penanganan dilakukan secara menyeluruh, mencakup jalan utama, trotoar, taman kota, kawasan wisata unggulan, hingga fasilitas umum, dengan dukungan armada dan sarana kebersihan yang memadai.
Asep mengatakan, perayaan Tahun Baru kali ini menghadirkan tantangan tersendiri. Selain hujan ringan yang turun di sejumlah lokasi, kepadatan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Sudirman–MH Thamrin membuat proses pembersihan harus dilakukan lebih intensif, terutama secara manual menggunakan sapu dan pengki. Untuk itu, ia mengapresiasi dedikasi seluruh Pasukan Oranye DLH yang telah bekerja tanpa lelah sejak malam hingga menjelang subuh.
Ruang publik harus segera kembali nyaman setelah digunakan bersama. Karena itu, pembersihan kami lakukan secara cepat dan menyeluruh,” ujar Asep dalam keterangannya di Jakarta, pada Kamis (01/01/2026), seraya menegaskan kombinasi kesiapsiagaan personel dan kelengkapan peralatan menjadi kunci terjaganya kebersihan Jakarta selama dan setelah perayaan malam Tahun Baru yang berlangsung khidmat.
Selain itu, Asep juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut menjaga ketertiban dan kebersihan selama perayaan. Kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya serta menjaga fasilitas umum dinilai sangat membantu mempercepat proses pembersihan di lapangan. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan kota agar Jakarta tetap nyaman bagi semua.[]

