Surabaya, detiksatu.com || Di balik senyum tenang dan tutur kata yang tertata, Jasmine Vernadya Stevani menyimpan perjalanan panjang yang ditempa oleh disiplin, seni, dan pengabdian.
Pertemuan singkat di sebuah kafe Surabaya, Rabu (7/1/2026), membuka kisah tentang perempuan muda yang memilih membangun makna, bukan sekadar citra.
Lulusan Ekonomi Pembangunan Untag Surabaya ini tidak membatasi dirinya pada satu jalur. Dunia pendidikan menjadi fondasi awal. Ia mengajar Ekonomi dan Seni Prakarya di SMA swasta, serta melatih tari untuk anak-anak lintas jenjang.
“Anak-anak tidak hanya butuh nilai akademik, mereka butuh ruang berekspresi dan percaya diri,” tuturnya.
Dunia modeling hadir sebagai ruang pengembangan diri. Berbagai proyek profesional ia jalani hingga meraih Foto Model Terbaik Wanita Jawa Timur 2020. Namun, alih-alih larut dalam sorotan, Jasmine memilih kembali ke peran edukatif, mengajar modeling dan memimpin ajang Top Model Jawa Timur.
Tahun 2025 menjadi babak baru. Ia membuka kelas pelatihan bakat anak-anak, memadukan seni, komunikasi, dan pembentukan karakter.
Di luar itu, Jasmine menekuni usaha handmade, menggambar, menari, dan menghabiskan waktu bersama kucing peliharaannya. “Kesuksesan itu ketika karya kita memberi manfaat." katanya
Red-Ervinna

