Pengikut

TNI Dirikan Jembatan Harapan, Sambungkan Kembali Aktivitas Warga Gayo Lues

Redaksi
Januari 25, 2026 | Januari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-01-25T06:26:17Z
Gayo Lues, detiksatu.com.– Bencana alam yang melanda Kabupaten Gayo Lues bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga sempat memutus denyut kehidupan masyarakat. Akses penghubung yang terputus membuat aktivitas warga tersendat, mulai dari bekerja hingga anak-anak yang setiap hari harus berjuang menuju sekolah di tengah risiko keselamatan yang tinggi.(Minggu, 25/1/2026)

Di tengah kondisi tersebut, harapan kembali tumbuh seiring kehadiran TNI di lokasi terdampak. Komandan Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., memerintahkan percepatan pembangunan jembatan gantung sebagai jalur vital masyarakat. Pembangunan ini dinilai mendesak karena menyangkut keselamatan serta keberlangsungan hidup warga.

Jembatan gantung tersebut menjadi satu-satunya akses penghubung bagi masyarakat Kecamatan Tripe Jaya. Setiap hari, jembatan ini dilalui warga untuk beraktivitas, mencari nafkah, serta menjadi jalur utama anak-anak menuju sekolah. Tanpa akses yang layak, masyarakat terpaksa menghadapi bahaya demi mempertahankan kehidupan sehari-hari.

Menindaklanjuti perintah tersebut, personel Koramil 06/Tripe Jaya bersama personel Yon TP 855/Raksaka Dharma, dipimpin Bati Tuud Koramil 06/Tripe Jaya Serma Sutrisno, bahu-membahu membangun jembatan gantung di tiga desa terdampak, yakni Desa Rerebe, Desa Setul, dan Desa Uyem Beriring.
Pembangunan jembatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik. Di balik setiap ayunan palu dan bentangan tali, tersimpan harapan masyarakat agar roda kehidupan kembali berjalan normal. Bagi warga, jembatan tersebut bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi juga jalan rezeki, jalan pulang, dan jalan menuju masa depan anak-anak mereka.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah menjadi penguat di saat kondisi terasa sulit. Tidak hanya membangun jembatan dari besi dan kayu, tetapi juga menumbuhkan kembali rasa aman, kebersamaan, serta keyakinan bahwa negara hadir bersama rakyatnya.Dari pelosok Gayo Lues, jembatan harapan itu kini berdiri kokoh, menjadi saksi bahwa ketika rakyat berada dalam kesulitan, negara hadir melalui tangan-tangan prajuritnya untuk menjaga dan menguatkan mereka yang nyaris kehilangan harapan.

Reporter : Dir
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • TNI Dirikan Jembatan Harapan, Sambungkan Kembali Aktivitas Warga Gayo Lues

Trending Now