King Naga Desak Yayasan Daar El-Ulum Evaluasi Mitra SPPG Cicaringin–Gunung Kencana: Jika Tak Sesuai, Harus Diganti

Februari 28, 2026 | Februari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-02-28T10:51:44Z
Lebak, detiksatu.com || Dinamika pengelolaan SPPG Cicaringin Gunung Kencana terus menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat setelah tokoh yang dikenal dengan sebutan King Naga menyampaikan desakan terbuka agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan program di wilayah tersebut. Sabtu, 28 Februari 2026

Dalam keterangannya kepada awak media, King Naga menegaskan bahwa lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial wajib menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap program yang dijalankan.

 “Yayasan tidak boleh tutup mata. Jika ada pengelolaan yang tidak sesuai, segera lakukan evaluasi dan ganti mitra. Ini demi menjaga marwah lembaga dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan program sosial dan pendidikan. Karena itu, setiap kritik dan masukan harus dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan, bukan dihindari.

Ketua Yayasan Beri Klarifikasi

Menindaklanjuti pemberitaan tersebut, Kaperwil Tabloid Pilar Post telah melakukan konfirmasi kepada Ketua Yayasan Daar El-Ulum, Fahrul Rijal. Dalam rekaman suara yang diterima redaksi, ia menyampaikan klarifikasi secara terbuka dan humanis terkait berbagai masukan yang berkembang di masyarakat.

Fahrul Rijal mengawali pernyataannya dengan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontrol sosial terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas saran, aduan, dan masukan yang disampaikan masyarakat maupun lembaga kemasyarakatan sebagai bentuk kontrol terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut menjadi perhatian kami sebagai pengurus dan pimpinan yayasan,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap aduan yang masuk akan dicatat, diverifikasi, serta dikroscek kebenarannya.

 “Jika memang ditemukan adanya kekurangan, tentu kami akan melakukan evaluasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fahrul Rijal memastikan bahwa pihak yayasan tidak akan ragu mengevaluasi mitra atau pihak yang dipercaya menjalankan program di lapangan apabila ditemukan ketidaksesuaian.

 “Apabila ada kekurangan sebagaimana disampaikan masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat, kami akan melakukan evaluasi terhadap pihak di lapangan sekaligus melakukan perbaikan terhadap kekurangan yang ada.”

Ia juga menegaskan bahwa seluruh laporan akan diteruskan kepada pelaksana teknis untuk segera dilakukan pembenahan sesuai ketentuan yang berlaku.

 “Segala bentuk kekurangan dan aduan akan kami sampaikan kepada pihak di lapangan untuk segera melengkapi dan memperbaiki sesuai dengan spesifikasi dan aturan yang berlaku.”

Sebagai penutup, Fahrul Rijal menekankan komitmen yayasan dalam memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai spesifikasi dan aturan dari BGN.

 “Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh dan memastikan setiap kekurangan segera dilengkapi sesuai spesifikasi dan aturan BGN yang berlaku.” ujarnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan dinamika yang berkembang dapat disikapi secara proporsional dan menjadi momentum evaluasi demi menjaga kepercayaan publik serta keberlangsungan program.

(Jul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • King Naga Desak Yayasan Daar El-Ulum Evaluasi Mitra SPPG Cicaringin–Gunung Kencana: Jika Tak Sesuai, Harus Diganti

Trending Now