Festival Sound System Lembata Perkuat Solidaritas dan Buka Peluang Ekonomi Kreatif

April 11, 2026 | April 11, 2026 WIB Last Updated 2026-04-11T10:04:07Z

Keterangan Foto: MPL Audio Atawai Nagawutung di Festival Sound System Lembata, Pantai Wulen Luo, Sabtu, 12 April 2026 (ist.)

Lembata, detiksatu.com || Komunitas Sound System Kabupaten Lembata menggelar Festival Sound System Lembata sebagai ajang silaturahmi bagi para pencinta dan pemilik soundsystem di daerah ter.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11–12 April 2026 ini merupakan event perdana yang diselenggarakan di tingkat kabupaten.

"Festival tersebut bertujuan mempererat hubungan antar pemilik sound system sekaligus membangun solidaritas dan kebersamaan," kata Pati Wulo Lasarani, salah satu peserta dari dari MPL Audio Atawai Nagawutung kepada detiksatu dalam keterangannya, Sabtu, 11 April 2026.

Melalui kegiatan ini, kata dia, para pelaku diharapkan dapat saling mengenal, mendukung, serta memperkuat jaringan komunitas di Lembata.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lembata yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Quintus Irenius Suciyadi, SH., M.Si. 

Pembukaan acara berlangsung meriah dan disambut antusias oleh peserta serta komunitas pecinta soundsystem.

Mengutip harianwarga, dalam sambutannya, Quintus Irenius Suciyadi menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Ia juga berharap ke depan festival ini dapat dikelola lebih baik melalui organisasi resmi agar semakin terakomodasi.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata, kami membuka kegiatan ini secara resmi. Selamat berlomba dan bersaing secara sehat," katanya.

"Jangan hanya melihat hadiahnya, tetapi jadikan kehadiran peserta sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, festival yang dipusatkan di Lapangan Wulen Luo ini selain menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Pati Wulo melanjutkan, aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta jasa transportasi di sekitar lokasi mengalami peningkatan selama kegiatan berlangsung.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi keberadaan usaha sound system di tengah masyarakat.

"Ke depan usaha sound system tidak hanya dilibatkan saat acara hajatan semata, tetapi juga diakui sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif yang memiliki nilai dan kontribusi bagi daerah," harap Pati Wulo, pemilik MPL Audio Atawai, Kampung Atawuwur, Nagawutung.

Festival ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang sebagai agenda tahunan demi memperkuat komunitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Lembata.

Reporter: Emanuel Boli
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Festival Sound System Lembata Perkuat Solidaritas dan Buka Peluang Ekonomi Kreatif

Trending Now