Bogor Jasinga- detiksatu.com || Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Jasinga, Ama Dery, menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan agraria serta penguatan ekonomi berbasis pertanian dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Jasinga untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor tahun 2027.
Ama Dery mengatakan, dalam Musrenbang tersebut telah dipaparkan secara jelas alokasi anggaran indikatif Kecamatan Jasinga sebesar Rp 10 miliar lebih yang telah didistribusikan ke berbagai kegiatan pembangunan.
“Musrenbang hari ini sudah jelas dari hitungan angka-angka indikatif. Kecamatan Jasinga sekitar Rp 10 miliar dan itu sudah difloating ke berbagai kegiatan,” ujar Ama Dery, Rabu (4/2/2026).
Namun demikian, ia menekankan bahwa pembangunan tidak semata-mata berfokus pada aspek fisik maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM), melainkan juga harus menyentuh persoalan jangka panjang, salah satunya masalah agraria.
Dari sudut pandang KNPI, kata Ama Dery, persoalan agraria di Kecamatan Jasinga perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Ia mencontohkan masih adanya rumah warga di Desa Cikopomayak yang belum memiliki kejelasan status kepemilikan lahan.
“Dari pandangan KNPI, kita ingin persoalan agraria di Kecamatan Jasinga ini bisa selesai. Ada rumah warga di Desa Cikopomayak yang kepemilikannya belum jelas. Padahal masyarakat sudah tinggal puluhan tahun, bahkan sampai generasi ketiga dan keempat. Ini perlu didorong agar masyarakat memiliki legal standing,” katanya.
Ia menegaskan, persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki kewenangan dan kapasitas untuk menyelesaikannya.
“Persoalan agraria bukan hanya di Desa Cikopomayak, tetapi juga ada di Desa Wirajaya, tepatnya di Kampung Cibentang dan Kampung Haur Bentes,” kata Ama Dery.
Selain persoalan agraria, Ama Dery juga menyampaikan harapannya agar arah pembangunan ekonomi di Kecamatan Jasinga disesuaikan dengan karakter dan kultur wilayah setempat.
“Harapan untuk Kecamatan Jasinga, bagaimana kita memiliki ekonomi industri yang sesuai dengan kultur yang ada di Jasinga, yaitu pertanian,” ujarnya.
Menurut Ama Dery, sektor pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai basis ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan. KNPI Jasinga, kata dia, berencana mengambil peran aktif dalam pengelolaan program ketahanan pangan ke depan.
“Hari ini kita berbicara pertanian. Ke depan, insya Allah, akan mendorong ketahanan pangan yang dikelola KNPI sendiri,” kata Ama Dery.
Musrenbang Kecamatan Jasinga menjadi forum strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan guna merumuskan prioritas pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan jangka panjang masyarakat.
Jurnalis: Tb.Gunawan

