Tanjab Barat,detiksatu.com || Proyek pengerasan jalan di RT 03 Desa Mandala Jaya, Kecamatan Betara, menjadi sorotan warga. Pasalnya, proyek yang baru dibangun pada tahun 2025 dengan menggunakan anggaran desa tersebut dilaporkan sudah mengalami kerusakan di beberapa titik, sehingga spesifikasi dan mutu pekerjaannya dipertanyakan.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada tanggal 22/01/2025 kondisi jalan pengerasan terlihat tidak lagi rata. Di sejumlah bagian, jalan tampak amblas dan rusak, meskipun belum lama selesai dikerjakan. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan warga yang berharap pembangunan tersebut dapat bertahan lama dan menunjang aktivitas masyarakat.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Mandala Jaya, SR, membenarkan bahwa proyek pengerasan jalan tersebut memang dibangun pada tahun 2025 dan bersumber dari anggaran desa. Namun, ia mengaku tidak dapat memberikan informasi lebih jauh terkait teknis pekerjaan.
“Benar, proyek itu dibangun tahun 2025. Untuk teknis pelaksanaannya, proyek tersebut dikelola oleh tim PKL dari pihak desa dan berada dalam koordinasi kepala dusun,” ujar SR.
Awak media kemudian berhasil menemui Kepala Dusun (Kadus) yang berinisial MK. MK juga membenarkan bahwa proyek pengerasan jalan tersebut dibangun pada tahun 2025 dengan sumber dana dari anggaran desa.
Terkait kondisi jalan yang kini mengalami kerusakan, MK menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh kondisi tanah di wilayah tersebut.
“Kondisi tanah di sini lembek dan merupakan lahan gambut. Selain itu, kendaraan bermuatan pinang dan kelapa sering keluar masuk, sehingga sebagian badan jalan mengalami amblas,” jelas MK.
Sementara dari pihak RT 07 yang benama ahmad yani saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengerjaan proyek tersebut tapi untuk pengawasan sendiri itu semua dari pihak desa."benar ada pekerjaan proyek pengerasan jalan di Rt 07 tetapi untuk pengawasan sendiri itu semua dari pihak desa" ungkapnya
Meski demikian, warga berharap agar pemerintah desa dan pihak terkait dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan, termasuk menyesuaikan metode dan spesifikasi pembangunan dengan kondisi tanah setempat, agar pembangunan jalan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.(Tim)

