Jakarta.detiksatu.com II — Ujang Romli, ST resmi terpilih sebagai anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan periode 2026–2031 setelah dinyatakan lolos fit and proper test yang diselenggarakan oleh Komisi IX DPR RI pada Rabu, 4 Februari 2026.
Penetapan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi ketat yang dilakukan Komisi IX DPR RI sebagai lembaga yang berwenang menguji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan serta pengawas lembaga strategis negara. Dalam proses tersebut, Ujang Romli dinyatakan lolos dari unsur pekerja, mewakili Konfederasi SPSI MJH, dan terpilih bersama Dedi Hardianto, Sekretaris Jenderal KSBSI, yang juga berasal dari unsur pekerja.
Ujang Romli dikenal luas sebagai aktivis serikat pekerja yang meniti perjalanan organisasinya dari tingkat paling dasar. Ia mengawali kiprah sebagai Ketua PUK PT Frisian Flag, kemudian dipercaya menduduki jabatan Wakil Ketua PD SPSI DKI Jakarta. Saat ini, Ujang menjabat sebagai Sekretaris Umum FSP RTMM–SPSI, federasi yang menaungi pekerja sektor rokok, tembakau, makanan, dan minuman.
Terpilihnya Ujang Romli sebagai Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dipandang sebagai representasi langsung aspirasi pekerja dalam pengawasan penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Kehadiran unsur pekerja di Dewan Pengawas diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas dan transparansi, sekaligus memastikan perlindungan hak-hak buruh, khususnya terkait jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kehilangan pekerjaan.
Proses seleksi melalui fit and proper test menitikberatkan pada penilaian kompetensi, integritas, rekam jejak, serta pemahaman tata kelola dan tantangan kelembagaan. Berdasarkan rekam pengabdian dan pengalaman panjangnya di gerakan serikat pekerja, Ujang Romli dinilai memenuhi kriteria untuk mengemban amanah tersebut.
Ujang Romli dijadwalkan mulai menjalankan tugas sebagai Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan 2026–2031, terhitung sejak penetapan resmi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan terpilihnya Ujang Romli, kalangan pekerja berharap pengawasan BPJS Ketenagakerjaan semakin berpihak pada kepentingan pekerja, memperkuat tata kelola lembaga, serta memastikan seluruh program jaminan sosial berjalan optimal, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi pekerja Indonesia.

