Lebak, detiksatu.com II Publik dihebohkan dengan peristiwa penyegelan Rumah Aspirasi Bupati Lebak yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri, Mulyadi Jayabaya.
Penyegelan tersebut diketahui setelah gerbang bangunan yang berada di lokasi tersebut terkunci sehingga aktivitas di dalamnya terhenti.
Peristiwa ini pun memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Salah satu isu yang beredar menyebutkan bahwa tempat tersebut diduga menjadi lokasi transaksi jual beli jabatan. Isu tersebut cepat menyebar di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari warganet. Selasa,(10/3/2026)
Namun demikian, pihak relawan yang selama ini menggunakan bangunan tersebut sebagai Rumah Aspirasi membantah keras tudingan tersebut. Mereka menegaskan bahwa tidak pernah ada aktivitas jual beli jabatan di tempat itu.
Menurut keterangan relawan, pengosongan bangunan dilakukan karena adanya rencana pemilik untuk menyewakan tempat tersebut kepada pihak perbankan. Oleh karena itu, seluruh aktivitas di lokasi diminta untuk dihentikan sementara.
“Bangunan tersebut memang diminta untuk dikosongkan karena rencananya akan disewakan kepada pihak bank. Tidak benar jika disebut sebagai tempat transaksi jual beli jabatan,” ujar salah satu relawan.
Meski demikian, penyegelan yang disebut dilakukan langsung oleh ayah Bupati Lebak itu tetap menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan pasti tindakan tersebut.
Publik pun menunggu klarifikasi lebih lanjut agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
(Jul)