Istana Kepresidenan Gelar Peringatan Nuzulul Quran, di Hadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Prabowo Ajak Perkuat Nilai Spiritual Bangsa

Maret 10, 2026 | Maret 10, 2026 WIB Last Updated 2026-03-10T13:33:24Z
Jakarta, detiksatu.com || Presiden Prabowo Subianto menggelar peringatan Nuzulul Quran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta tokoh-tokoh agama dan cendekiawan Muslim nasional.

Acara yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan di lingkungan Istana Kepresidenan ini dimulai pada malam hari setelah para tamu undangan berdatangan sejak pukul 19.00 WIB. Para pejabat tinggi negara, tokoh masyarakat, dan ulama terlihat hadir untuk mengikuti peringatan turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW yang menjadi salah satu momentum penting dalam kalender Islam.

Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih mulai tiba secara bergantian menjelang dimulainya acara. Di antara yang hadir adalah Menteri Agama Nazaruddin Umar, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, serta Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Imigrasi-Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.

Selain itu, tampak pula Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Kehadiran para menteri tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan keagamaan yang digelar di lingkungan Istana selama bulan suci Ramadan.

Selain jajaran kabinet, sejumlah pimpinan lembaga negara dan tokoh agama juga turut menghadiri acara tersebut. Di antaranya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto serta Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamuddin.

Tokoh-tokoh cendekiawan Muslim juga terlihat hadir, seperti ulama dan mufasir Al-Qur’an terkemuka Quraish Shihab dan cendekiawan Muslim serta mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab.

Dalam konteks kenegaraan, kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, pemerintah berharap dapat mempererat persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Peringatan Nuzulul Quran yang digelar di Istana Kepresidenan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga dimaksudkan sebagai sarana memperkuat harmoni dan persatuan bangsa.

Melalui momentum Ramadan, pemerintah berharap nilai-nilai moral dan spiritual yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat menjadi inspirasi dalam membangun bangsa, meningkatkan solidaritas sosial, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Dengan terselenggaranya peringatan Nuzulul Quran di Istana Kepresidenan ini, diharapkan semangat kebersamaan, toleransi, serta nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin dapat semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya selama bulan suci Ramadan.

Red-Ervinna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Istana Kepresidenan Gelar Peringatan Nuzulul Quran, di Hadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Prabowo Ajak Perkuat Nilai Spiritual Bangsa

Trending Now