Kepada Damai Hari Lubis , Bang Eggi Sudjana, DKK

Redaksi
Maret 16, 2026 | Maret 16, 2026 WIB Last Updated 2026-03-16T09:50:13Z
Jakarta- Sebuah renungan. Pasca pertemuan ES dan DHL sy memang berusaha mencari tau apa dibalik ini? Bahkan saya menulis opini (terkesan membela) ES dan DHL, yg mana dari aspek kemanusiaan pertemuan ES dg Jkw didasari oleh pencekalan yg sebabkan ES tak bisa berobat ke LN. Hal ini sy tulis dan publish dengan menceritakan fakta sejarah masa lalu, dimana Sutan Sutan Sjahril yg saat itu sakit keras dlm penjara, tak bisa berobat ke LN. Karena desakan tokoj dll saat itu, baru kemudian Soekarno kasih ijin, dan kemudian Sutan Sjahril berangkat berobat hingga ke LN.

Dari sinilah ketika saya tulis opini tsb dan mendapat kritik keras dr senior, tokoh yg dekat dg saya, yg dianggap tulisan sy itu berlebihan. Inilah yg membuat sy kemudian penasaran dan ingin tahu apa dibalik pertemuan dg Jkw? Apalagi ada isu 100 M dari kubu Jkw utk ES dan DHL? Yg menurut logika saya saat itu nggak logis.

Jiwa aktivisme sy swmakin jadi, dan keyakinan sy bahwa ES dan DHL tidak seperti yg di isukan semakin mendorong sy utk membelanya. Meski ada resiko yg saya terima, itu sy anggap wajar dlm dunia gerakan.

Sy terus konsisten mencari tahu ttg kebenaran isu tab, sambil sy terus menulis apa yg saya yakini ttg ES dan DHL tdk seperti isu yg viral itu.

Hinaan bahkan tuduhan yg terima mungkin sama dg yg diterima ES dan DHL. Tapi pastilah ES dan DHL jauh lebih sakit deritanya yg mereka terima.

Poinnya, semua peristiwa satu per satu menjadi fakta, dan jika dirangkai akan menjadi kesimpulan yg tak terbantahkan.

Bahwa apa yg diterima ES, DHL tdk sebanding dg Rismon yg hari ini CNN melansir berita ia telah ajukan RJ minggu lalu. Sampai catatan kecil ini sy tulis tak ada hujatan, isu, hinaan dr kawan seperjuangannya dan netizen, juga media yg menyampaikan pesan narasumber pada justifikasi Rismon. Pasca ES, DHL beberapa menit ke rumah Jkw di Solo, beritanya viral, hinaan, isu, tuduhan negatif pun cepat berkembang dan hampir setiap postingan di sosmed membahas cerita buruk tanpa fakta soal pertemuan ES dan DHL dg Jkw, sejak malam, hingga pagi, siang, sore. Berhari-hari, berminggu-minggu bahkan hingga hari ini kabar buruk tanpa fakta ttg ES dan DHL masih jadi perbincangan. Namun dibeberapa WAG aktivis dimana sy ada di wag itu, perbincangannya tidak panjang, seiring dg tulisan fakta saya ttg ES dan DHL yg sy ketahui.

Bulan Ramadhan selalu hadirkan berkah bukan cerita, namun fakta. Catatan ini bagian dari berkah, hingga akhirnya Allah SWT kasih periatiwa nyata dimana kemudian sy bisa membuat catatan kecil ttg keyakinan sy ttg adanya kebenaran pada ES dan DHL terkait perjalanan SP3 Ijazah Jokowi. Saat itu pilihan sy tidak populis, namun dg perkembangan baru terkait RJ yg dilakukan RS dll, Insha Alloh akan ada hikmah ttg bagaimana mensikapi sesuatu jgn gunakan emosi, sebab itu akan menjadi fitnah yg kita yakini bersama sebagai perbuatan dilarang semua agama.

Salam, Agusto Sulistio, Rabu 11 Maret 2026, 23:09 Wib.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kepada Damai Hari Lubis , Bang Eggi Sudjana, DKK

Trending Now