Padang Sidimpuan, detiksatu.com II Mahasiswa dari Pejuang Keadilan Nasional Kota Padang Sidimpuan menggelar aksi damai di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Padang Sidimpuan untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan korupsi anggaran dana hibah tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Koordinator Aksi, Ridwan Rambe dan Ketua Umum Pejuang Keadilan Nasional, Yudi Anjali Sieegar.
Dalam orasi yang disampaikan di depan massa dan perwakilan dinas, Yudi Anjali Siregar menyatakan bahwa terdapat indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pendidikan yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di kota ini.
"Kami menerima informasi dari berbagai sumber bahwa sebagian anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur sekolah, pembelian buku pelajaran, dan program bantuan pendidikan tidak terealisasi dengan benar atau digunakan sesuai peruntukan," ujarnya.
Pejuang Keadilan Nasional (PKN) juga menuntut agar Dinas Pendidikan segera melakukan klarifikasi terkait penggunaan anggaran Dana Hibah tersebut, serta bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan mendalam.
"Kita tidak ingin anggaran rakyat yang seharusnya bermanfaat bagi generasi muda justru menjadi sumber kerugian negara akibat tindakan tidak bertanggung jawab atau bahkan korupsi," tegas Yudi.
Perwakilan Dinas Pendidikan yang hadir menerima aspirasi tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi internal serta membentuk tim khusus untuk mengkaji laporan yang disampaikan oleh mahasiswa. Mereka juga berjanji akan memberikan transparansi terkait perkembangan penyelidikan kepada masyarakat.