Presiden Prabowo Bertemu Luhut Bahas Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Ekonomi Indonesia

Maret 12, 2026 | Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T09:20:36Z
Jakarta, detiksatu.com || Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, bersama jajaran anggota DEN serta sejumlah menteri terkait di Jakarta, (11/3/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas perkembangan ekonomi global, khususnya dampak eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan resminya pada Kamis (12/3/2026) menjelaskan bahwa pemerintah saat ini terus memantau dinamika geopolitik global yang berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi nasional.
“Presiden Prabowo menerima Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional bersama sejumlah menteri terkait untuk membahas perkembangan ekonomi global, termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026,” ujar Teddy.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah membahas berbagai kemungkinan dampak dari meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, terutama terkait stabilitas harga energi dunia, rantai pasok global, serta potensi tekanan terhadap pasar keuangan internasional.

Konflik yang terjadi di beberapa wilayah Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran global terhadap kenaikan harga minyak dan gas. Situasi ini dinilai dapat berdampak langsung pada banyak negara, termasuk Indonesia, terutama dalam hal pengelolaan energi dan stabilitas fiskal.
Selain itu, laporan internasional juga menyebutkan fenomena lingkungan yang tidak biasa di kawasan tersebut, termasuk munculnya hujan berwarna hitam di beberapa wilayah Iran yang dilaporkan membahayakan kesehatan pernapasan warga setempat.

Fenomena tersebut diduga berkaitan dengan polusi berat dan dampak konflik yang memengaruhi kualitas udara di wilayah tersebut.

Meski demikian, pemerintah Indonesia memastikan kondisi pasokan energi nasional tetap dalam keadaan aman. Dalam pertemuan tersebut, para pejabat terkait memaparkan kondisi cadangan energi nasional, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas.
“Pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi,” tegas Teddy.

Pemerintah juga terus melakukan pemantauan terhadap fluktuasi harga energi global yang dipicu oleh situasi geopolitik di Timur Tengah. Langkah antisipasi disiapkan agar potensi kenaikan harga energi tidak memberikan tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah arahan strategis kepada jajaran pemerintah. Salah satunya adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika ekonomi global serta memperkuat kebijakan mitigasi agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat program swasembada energi nasional guna mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi.

Menurutnya, kemandirian energi merupakan salah satu kunci untuk menjaga ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan transformasi digital di sektor pemerintahan.

Salah satu langkah yang sedang disiapkan adalah proyek percontohan digitalisasi penyaluran bantuan sosial agar distribusinya lebih tepat sasaran dan efisien.
Digitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran negara sekaligus mengoptimalkan efektivitas program perlindungan sosial bagi masyarakat.

Menutup keterangannya, Teddy menyampaikan bahwa Presiden menegaskan pentingnya koordinasi antar kementerian dan lembaga dalam menghadapi berbagai potensi dampak global yang bisa memengaruhi kondisi ekonomi nasional.
“Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga,” tandasnya.

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Dewan Ekonomi Nasional ini menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan kesiapan Indonesia menghadapi berbagai tantangan global, terutama yang dipicu oleh dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang masih berkembang hingga saat ini.

Red-Ervinna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Presiden Prabowo Bertemu Luhut Bahas Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Ekonomi Indonesia

Trending Now