Sebuah cerita yang Belum Selesai

Maret 13, 2026 | Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T12:39:03Z
Kapuas, detiksatu.com ll Semua ini bermula pada 5 Februari 2025. Di atas sebidang tanah yang selama ini dijaga dan diyakini sebagai milik warga, berdiri sebuah plang penanda tanah. Bagi orang lain mungkin hanya papan biasa, tetapi bagi pemiliknya itu adalah simbol harapan, perjuangan, dan masa depan keluarga.

Namun suatu hari, plang itu tidak lagi berdiri di tempatnya. Sejak saat itu, pertanyaan demi pertanyaan muncul. Perbedaan pandangan terjadi. Suasana yang sebelumnya tenang perlahan berubah menjadi persoalan panjang yang hingga hari ini masih dirasakan dampaknya oleh masyarakat.
Waktu berjalan…

dan persoalan yang awalnya hanya tentang sebuah plang tanah kini berujung pada proses hukum yang menimpa Sdr. Tono Priyanto BG.
Di tengah semua ini, masyarakat hanya bertanya dengan tenang:

Siapa sebenarnya sosok di balik awal kejadian ini?

Bukan untuk menyalahkan, bukan untuk menuduh, tetapi agar kebenaran dapat terlihat secara utuh dan adil.

Kini harapan masyarakat tertuju pada rapat koordinasi Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas tanggal 16 Maret 2026. Semoga pertemuan tersebut menjadi jalan penyelesaian bagi persoalan yang telah berlangsung sejak lama.

Kami juga berharap seluruh keluarga besar Sdr. Tono Priyanto BG dapat hadir, karena ini merupakan undangan resmi dari pemerintah daerah untuk mencari solusi bersama.
Karena pada akhirnya, masyarakat tidak mencari konflik.

Masyarakat hanya ingin kejelasan, keadilan, dan ketenangan untuk hidup dengan damai.

🙏 Semoga kebenaran menemukan jalannya.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sebuah cerita yang Belum Selesai

Trending Now