Lebak,detiksatu.com || Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia DPD Lebak, King Naga, menyatakan kesiapannya membuka ruang seluas-luasnya bagi para tokoh masyarakat di Kabupaten Lebak yang memiliki niat tulus memperjuangkan kepentingan rakyat melalui jalur legislatif tanpa praktik mahar politik. Selasa,(26/05/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan iklim politik yang sehat, terbuka, dan berpihak kepada masyarakat kecil. Menurut King Naga, sudah saatnya dunia politik diisi oleh figur-figur yang benar-benar hadir untuk mengabdi, bukan sekadar mencari kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Banyak tokoh di Lebak yang memiliki kapasitas, kepedulian, dan keberanian untuk memperjuangkan rakyat. Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin maju menjadi anggota dewan demi kepentingan masyarakat tanpa mahar politik,” ujar King Naga kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa politik seharusnya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, bukan ajang bisnis kekuasaan. Karena itu, dirinya mendorong lahirnya generasi pemimpin baru yang memiliki keberanian membawa perubahan nyata bagi masyarakat Kabupaten Lebak.
Menurutnya, masih banyak persoalan yang membutuhkan perhatian serius dari para wakil rakyat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, hingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
“Kami tidak ingin rakyat hanya dijadikan alat saat pemilu. Setelah duduk di kursi jabatan, mereka justru lupa kepada masyarakat. Harus ada keberanian untuk benar-benar membela hak-hak rakyat kecil,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah masyarakat yang berharap muncul tokoh-tokoh baru yang amanah, dekat dengan rakyat, serta mampu menyampaikan aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pemerintahan yang lebih tinggi.
Dengan adanya dukungan dari PSI DPD Lebak tersebut, diharapkan iklim politik di Kabupaten Lebak dapat berjalan lebih sehat, transparan, dan senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat luas di atas kepentingan pribadi maupun golongan tertentu.
(Jul)