Iklan

Pemerintah Daerah dukungan Penuh Ratusan Atlet Cianjur Sumbang Dana 1 Milyar

Redaksi
Senin, 11 Mei 2026 | Senin, Mei 11, 2026 WIB Last Updated 2026-05-11T15:06:11Z

Cianjur, Detiksatu.com || Sebanyak 234 atlet yang mewakili berbagai cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Cianjur mengikuti rangkaian tes kesehatan dan tes fisik dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat tahun 2026. Kegiatan pemantauan dan pengujian ini berlangsung di GGM Cianjur, Senin (11/5), menjadi langkah krusial penyaringan sekaligus penjamin kesiapan fisik dan medis para calon wakil daerah.
 
Proses ini bukan sekadar rutinitas pembinaan, melainkan pintu gerbang utama untuk memetakan kualitas atlet yang akan diandalkan membawa nama Cianjur di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi. Beragam cabang olahraga turut serta, mulai dari cabang permainan, bela diri, atletik, hingga nomor perorangan dan beregu—semuanya menjalani uji coba yang kini dirancang jauh lebih ketat dan mengacu pada standar resmi pembinaan olahraga prestasi.
 
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cianjur, dr. Mohamad Wahyu Ferdian, hadir langsung meninjau kegiatan dan menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung persiapan ini. Ia menyebutkan, pemeriksaan ini dilakukan secara bersama-sama antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cianjur dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang melibatkan atlet, pelatih, hingga tenaga pendamping teknis.
 
“Hari ini kita bersama KONI dan OPD terkait melaksanakan pemeriksaan fisik kepada atlet, pelatih, tenaga teknis, dan semua pihak yang bersangkutan dalam persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026,” ujar Wahyu di lokasi kegiatan Senin 11 Mei 2026
 
Lebih dari sekadar pemeriksaan kesehatan, pemerintah daerah juga memberikan bentuk dukungan nyata berupa insentif. Wahyu menjelaskan bahwa insentif tersebut diberikan untuk atlet, pelatih, dan tenaga pendamping selama tujuh bulan ke depan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan semangat, motivasi, serta memperkuat ekosistem olahraga prestasi di Cianjur agar terus tumbuh dan berdaya saing tinggi.
 
“Selain itu, kegiatan ini dibarengi dengan pemberian insentif bagi atlet, pelatih, dan tenaga teknis untuk tujuh bulan ke depan. Kami harap ini bisa meningkatkan semangat dan motivasi para atlet, serta membuat ekosistem olahraga prestasi di Kabupaten Cianjur terus meningkat kemampuannya dan membangun semangat juang untuk menjadi juara di ajang Porprov nanti,” tambahnya.
 
Wahyu juga menegaskan bahwa pemerintah daerah menanggung sepenuhnya seluruh biaya kegiatan ini—secara cuma-cuma bagi peserta. Bahkan, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp1 miliar khusus untuk persiapan Porprov kali ini, sebuah langkah yang dinilainya belum pernah dilakukan oleh kepemimpinan sebelumnya.
 
“Kami sangat mendukung penuh kegiatan pemeriksaan fisik ini, dan seluruh biayanya kami gratiskan. Kami juga telah menggelontorkan dana sebesar Rp1 miliar untuk persiapan ini—hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Mudah-mudahan langkah ini bermanfaat besar bagi atlet dan sistem pembinaan kita,” jelas Wahyu.
 
Target yang ditanamkan pemerintah daerah sangat jelas dan ambisius: meraih medali emas dari setiap cabang olahraga yang diikutsertakan. Bupati pun berpesan kepada seluruh atlet untuk menjaga kondisi tubuh, mengatur pola istirahat, dan memelihara kesehatan, karena hal itu menjadi modal paling mendasar untuk tampil maksimal saat bertanding.
 
“Harapan kami, setiap cabang olahraga bisa menyumbang medali emas. Dan kepada para atlet, kami berpesan: jaga kesehatan dan atur istirahat dengan baik. Itu adalah hal paling penting agar penampilan kita saat bertanding nanti bisa mencapai hasil terbaik,” harap Wahyu.
 
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, dr. Neng Fitri Amalia, merinci data dan standar baru yang diterapkan dalam tes kesehatan dan fisik kali ini. Ia menyebutkan, dari 234 peserta yang hadir, terdiri atas 212 atlet laki-laki dan 122 atlet perempuan. Ia menekankan, metode pemeriksaan yang digunakan tahun ini berbeda jauh dari periode sebelumnya, dan kini sudah mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan khusus atlet.
 
“Ini sangat luar biasa. Ada 234 atlet yang hadir, terdiri dari 212 laki-laki dan 122 perempuan. Komponen tes fisik dan kesehatan kali ini berbeda dari yang dulu. Kalau dulu cek kesehatan hanya bersifat umum, namun untuk persiapan Porprov XV 2026 ini, pemeriksaan mengikuti SOP standar kesehatan atlet. Tentu saja, standar kesehatan atlet berbeda dengan pemeriksaan kesehatan masyarakat umum,” tegas Neng Fitri.
 
Ia menjabarkan rincian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, mulai dari pengecekan gula darah, darah rutin, rekam jantung (EKG), hingga pengukuran parameter fisik dan gizi seperti Indeks Massa Tubuh (IMT), indeks beban tubuh, dan evaluasi status gizi lainnya. Sementara untuk tes kemampuan fisik, pemerintah daerah menggandeng tim ahli sebanyak 8 orang dari Universitas Surya Kencana. Mereka bertugas menguji delapan komponen kebugaran jasmani yang menjadi indikator kesiapan bertanding.
 
“Untuk cek kesehatan, kami lakukan pemeriksaan gula darah, darah rutin, EKG, serta pengukuran parameter tubuh seperti IMT, indeks beban tubuh, dan status gizi. Sedangkan tes fisik dilakukan oleh 8 tim ahli dari Universitas Surya Kencana, yang menguji delapan komponen kebugaran dan kesiapan fisik. Hal ini sudah kami sampaikan dalam laporan teknis,” jelasnya.
 
Neng Fitri juga mengungkapkan, seluruh atlet yang mengikuti tes hari ini merupakan mereka yang telah lolos seleksi Pemantauan dan Pembinaan (BK) pada tahun 2025 lalu. Mereka berasal dari 40 cabang olahraga yang beragam, mulai dari cabang permainan, sepak bola, bela diri seperti karate dan taekwondo, hingga cabang olahraga lainnya. Fokus pemeriksaan kali ini adalah memetakan potensi serta mengidentifikasi cabang unggulan yang paling berpeluang meraih prestasi.
 
“Target utama kita di Porprov tahun ini adalah meraih emas. Dan hari ini, yang mengikuti tes adalah atlet yang sudah lolos pembinaan tahun lalu, dari total 40 cabang olahraga. Mulai dari sepak bola, bela diri, karate, taekwondo, dan lainnya. Fokusnya adalah mengecek potensi sekaligus menentukan cabang olahraga unggulan kita,” pungkasnya.

Anwar
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemerintah Daerah dukungan Penuh Ratusan Atlet Cianjur Sumbang Dana 1 Milyar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trending Now