Yogyakarta,detiksatu.com || Anak saleh merupakan dambaan setiap orang tua. Anak yang saleh tercermin dari perilaku yang baik, tutur kata yang mulia, serta mampu memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, Karmin, S.Ag., M.Si., saat memberikan tausiyah dalam Pengajian Akbar SMK Muhammadiyah 4 Yogyakarta, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Hidayah Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H yang diikuti oleh siswa, guru, serta warga sekolah dengan penuh antusias.
Dalam tausiyahnya, Karmin menegaskan bahwa pembentukan karakter anak saleh tidak terlepas dari peran orang tua dalam memberikan teladan yang baik kepada anak-anaknya.
“Anak saleh adalah dambaan setiap orang tua. Untuk menjadikan anak yang saleh, orang tua harus memberikan contoh yang baik dan keteladanan yang utama dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 4 Yogyakarta, Narwoto, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian perayaan Hari Raya Iduladha di sekolah tidak hanya diisi dengan pengajian akbar, tetapi juga berbagai kegiatan bernuansa keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat religius, kepedulian sosial, serta mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah.

