Ahmad khozinudin: Prabowo Subianto Tolol Tyo Ardiyanto Adyaksa Dault Pengkritik dan Penjilat Prabowo

Redaksi
Minggu, 14 Juni 2026 | Minggu, Juni 14, 2026 WIB Last Updated 2026-06-14T08:06:13Z
Jakarta,detiksatu.com || Saat ini, diam pada rezim yang zalim saja sudah terkategori setan bisu (Syaitonu Ahroj). Apalagi, bicara membela kezaliman rezim, bisa disebut sebagai setan bicara (Syaitonu Natiq/Jubir Setan).ungkap Ahmad khozinudin kepada wartawan (14/6/26)

Terhadap pengkritik kezaliman, penyeru amar makruf nahi mungkar, jika tak bisa turut mengkritik minimal diam. Bukannya malah mengkritik pengkritik, yang membuat kezaliman seolah mendapat pembelaan dan legitimasi.

Namun anehnya, Adhyaksa Dault, seorang mantan Menpora, Aktivis HMI, pernah di Senat dan menjadi aktivis, justru sibuk mengkritik Tyo Ardiyanto, yang selama ini menjadi ikon pengkritik program MBG Prabowo. Adhyaksa Dault, menyoal ungkapan "Prabodoh Subiantolol" yang menjadi materi kritik satire Tyo Ardiyanto.

Makna kinayah/majazi/kiasan, yang dilontarkan oleh Tyo Ardiyanto eks ketua BEM UGM, ditafsirkan dengan makna hakiki/sebenarnya. Lalu, mantan Menpora ini menyimpulkan Tyo tak punya akhlak, tak punya adab, tak bermoral, menghina Presiden, menghina kepala negara bahkan disebut menghina simbol negara.

Padahal, Prabodoh Subiantolol itu nama kucing yang diselamatkan Tyo. Kucing yang terkena penyakit Schabies akut, yang setiap diobati dengan salep, selalu melawan, mencakar Tyo. 

Tyo, memberikan kasih sayang dengan mengoleskan salep. Tujuannya, agar kucing tersebut sembuh dari penyakit Schabies. Tapi si kucing, malah merespon dengan mencakar karena merasa perih kulitnya diberi salep.

Lagipula, Adhyaksa Dault tak memiliki basis moral untuk mengkritik Tyo. Karena selama ini, dia juga bungkam pada kezaliman era Prabowo. Dia mengaku, hanya konsens pada 10 tahun Jokowi.

Dengan ungkapan "Astaghfirullah", Adhiyaksa meminta Tyo bertaubat. Tapi, apakah Adhyaksa Dault pernah meminta PRABOWO istighfar atas kegagalan program MBG? Meminta Prabowo istighfar karena banyaknya siswa yang keracunan? Meminta istighfar agar Prabowo melepaskan diri dari lendotannya Teddy Indera Wijaya seperti yang dikritik Amien Rais?

Kadang-kadang, menjadi pembela penguasa zalim itu dibungkus ungkapan religius. Berakting sebagai Penjaga moral, yang mengajak untuk terikat dengan etika dan norma.

Namun, saat putusan MK tak bermoral, menjadikan Wakil Presiden berkuasa dengan mengangkangi etika dan moral, apakah Adhyaksa Dault memberikan tausiyah pada Gibran? Atau meminta PRABOWO istighfar, karena menghalalkan Gibran menjadi Wapresnya meskipun cacat etika konstitusi?

Ah sudahlah. Sekarang ini menjadi pengkritik yang menyuarakan kebenaran itu banyak lawan. Bukan hanya dari penguasa zalim, tetapi juga dari para penjilat kekuasaan zalim, yang menjilat remah-remah dunia dari sisa sekerat tulang dunia yang tidak mengenyangkan.

Untuk Tyo, lanjutkan kritikanmu! Rakyat terwakili oleh suaramu! [].
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ahmad khozinudin: Prabowo Subianto Tolol Tyo Ardiyanto Adyaksa Dault Pengkritik dan Penjilat Prabowo

Trending Now

Iklan