Gresik, detiksatu.com | | Pemerintah Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, terus mematangkan persiapan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat dan mendukung program pemberdayaan desa.
Hingga awal Juni 2026, pembangunan gedung koperasi telah selesai dilakukan. Sejumlah fasilitas pendukung, termasuk penataan ruangan dan sarana operasional, juga telah disiapkan.
Kepala Desa Driyorejo melalui Sekretaris Desa, M. Abdul Rochim, mengatakan saat ini tahapan yang masih berjalan adalah penyelesaian administrasi dan persiapan operasional koperasi.
"Secara fisik bangunan sudah selesai. Saat ini kami tinggal menuntaskan beberapa tahapan administrasi dan operasional agar koperasi dapat segera berjalan," ujar Abdul Rochim saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Desa Driyorejo, Selasa (02/06/2026).
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap keberadaan koperasi cukup tinggi. Hingga saat ini tercatat sekitar 70 warga telah mendaftar sebagai anggota koperasi.
Ia menjelaskan, pembentukan KDMP melibatkan berbagai unsur masyarakat mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan desa, Karang Taruna, PKK, hingga unsur RT dan RW.
"Pembentukan koperasi dilakukan secara bersama-sama melalui musyawarah dan melibatkan berbagai elemen masyarakat desa," katanya.
Untuk menjadi anggota, masyarakat diwajibkan membayar simpanan pokok sebesar Rp100 ribu dan simpanan wajib Rp20 ribu setiap bulan sesuai kesepakatan koperasi.
Fokus pada Kebutuhan Masyarakat
Abdul Rochim menjelaskan, koperasi diproyeksikan menjadi sarana yang dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sekaligus membuka peluang pengembangan usaha desa.
Saat ini, unit usaha yang sedang dipersiapkan antara lain penyediaan kebutuhan sembako. Sementara pengembangan layanan lain, termasuk simpan pinjam, masih dalam tahap pembahasan dan penyesuaian.
"Kami ingin koperasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu pengembangannya dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan pengelolaan," ujarnya.
Pemerintah desa juga menyiapkan lokasi koperasi di kawasan yang dinilai strategis dan memiliki potensi untuk berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain itu, sosialisasi terus dilakukan melalui pertemuan RT, RW, tokoh masyarakat, dan berbagai forum warga agar keberadaan koperasi semakin dikenal dan mendapat dukungan masyarakat.
Dorong Pengembangan UMKM Desa
Ke depan, KDMP Desa Driyorejo juga diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah tumbuh di desa.
Beberapa produk lokal yang berpotensi dikembangkan antara lain usaha keripik pisang, keripik tempe, serta berbagai produk rumahan lainnya yang selama ini telah berjalan di masyarakat.
Pemerintah desa juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak guna memperluas layanan koperasi, termasuk pemanfaatan layanan pembayaran digital dan pelayanan berbasis masyarakat.
"Kami berharap semakin banyak warga yang bergabung dan ikut membesarkan koperasi ini. Dengan dukungan masyarakat, koperasi dapat berkembang menjadi lembaga ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Driyorejo," pungkasnya. (fiq/bgs)

