BLORA ,DETIKSATU.COM || Kasdim 0721/Blora Mayor Arm Imam Sunandar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Blora, Senin (1/6/2026).
Upacara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati lahirnya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia tersebut dihadiri oleh Bupati Blora, Ketua DPRD Kabupaten Blora, unsur Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta diikuti peserta upacara dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat.
Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Danramil 04/Tunjungan Kapten Arm Gunawan bertindak sebagai Komandan Upacara dan Kapten Kav Lilik Suprihatin selaku Perwira Upacara.
Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta penyampaian amanat Inspektur Upacara yang menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Usai pelaksanaan upacara, Kasdim 0721/Blora Mayor Arm Imam Sunandar menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah Kabupaten Blora.
“Pancasila merupakan fondasi utama bangsa Indonesia. Menjadi tanggung jawab bersama, baik TNI, Polri, pemerintah daerah maupun seluruh komponen masyarakat, untuk menjaga serta mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mayor Imam Sunandar menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai benteng dalam menghadapi tantangan globalisasi dan derasnya arus informasi yang tidak sejalan dengan jati diri bangsa.
“Generasi muda merupakan penerus bangsa. Oleh karena itu, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila harus terus diperkuat agar tetap menjadi pedoman dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

