Lebak,Detiksatu.com || Pihak keluarga korban dalam kasus dugaan tidak diberikannya rujukan terhadap pasien dengan kondisi persalinan sungsang berharap adanya pertanggungjawaban dari pihak Puskesmas Maja atas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Jum'at,(26/06/2026).
Keluarga menilai bahwa sejak pemeriksaan kehamilan, kondisi bayi yang berada dalam posisi sungsang telah diketahui oleh tenaga kesehatan. Namun demikian, menurut pihak keluarga, tidak ada langkah rujukan ke rumah sakit yang memiliki fasilitas dan tenaga medis yang lebih lengkap untuk menangani persalinan berisiko tersebut.
"Kami berharap ada pertanggungjawaban dari pihak terkait atas apa yang terjadi dan agar kejadian serupa tidak terulang kepada masyarakat lainnya," ujar salah satu pihak keluarga.
Selain meminta pertanggungjawaban, keluarga juga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait melakukan evaluasi terhadap kepala Puskesmas Maja. Bahkan, keluarga meminta agar kepala puskesmas dicopot dari jabatannya apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam pelayanan kesehatan yang diberikan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Maja maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan tersebut.
Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat yang berharap adanya transparansi dan investigasi menyeluruh guna memastikan apakah penanganan terhadap pasien telah sesuai dengan standar pelayanan kesehatan dan prosedur rujukan yang berlaku, khususnya pada kasus kehamilan dengan risiko tinggi seperti persalinan sungsang.
Keluarga berharap proses evaluasi dapat dilakukan secara objektif dan profesional sehingga apabila ditemukan adanya pelanggaran atau kelalaian, tindakan yang sesuai dapat segera diambil oleh pihak yang berwenang.(Jul)

