Landak,detiksatu.com || Dugaan seorang pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Landak berinisial M yang disebut jarang terlihat berada di kantor dan diduga lebih sering berada di kawasan tambang emas di wilayah Sungai Landak menjadi perhatian masyarakat.
Informasi tersebut diperoleh media dari seorang narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Menurut narasumber, pegawai yang dimaksud diduga lebih sering berada di lokasi tambang emas dibandingkan menjalankan tugas di kantor.
Narasumber juga mengklaim bahwa pegawai tersebut diduga memiliki mesin sedot (dompeng) yang digunakan dalam aktivitas pertambangan. Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan narasumber dan belum dapat diverifikasi secara independen oleh media.
Untuk menerapkan prinsip keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, media telah menghubungi Kepala Rutan Kelas IIB Landak guna meminta konfirmasi.
Saat dikonfirmasi, Kepala Rutan menyatakan bahwa berdasarkan data kehadiran dan pengawasannya, pegawai yang dimaksud tetap masuk pada jam kerja.
«"Yang bersangkutan masuk waktu jam kerja," ujar Kepala Rutan kepada media.»
Keterangan tersebut berbeda dengan informasi yang diperoleh media dari narasumber. Menurut narasumber, pegawai yang dimaksud kerap terlihat berada di kawasan tambang emas di Sungai Landak sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai pelaksanaan tugas kedinasannya.
Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya menghubungi pegawai yang bersangkutan untuk memperoleh tanggapan secara langsung atas informasi yang beredar. Media juga membuka ruang hak jawab apabila yang bersangkutan maupun pihak Rutan Kelas IIB Landak ingin memberikan penjelasan atau klarifikasi lebih lanjut.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi yang telah dihimpun dan upaya konfirmasi yang telah dilakukan. Media akan terus menelusuri fakta-fakta terkait dan memuat perkembangan berikutnya sesuai prinsip akurasi, keberimbangan, asas praduga tak bersalah, serta ketentuan Kode Etik Jurnalistik.