Lebak,detiksatu.com || Pemerintah Desa Buyut Mekar Kecamatan Maja Kabupaten Lebak bersama warga melakukan penimbunan sementara pada sejumlah titik jalan rusak di ruas Batu Karut–Ciuyah, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Jum'at,(24/7/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang berlubang.
Kepala Desa Buyut Mekar, Ujang Tisna, mengatakan penimbunan dilakukan setelah pemerintah desa menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait kerusakan jalan yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, baik bagi pengendara roda dua maupun roda empat.
"Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Karena banyak yang mengeluhkan kondisinya, kami bersama warga berinisiatif melakukan penimbunan sementara agar lebih aman dilalui," ujar Ujang saat dihubungi awak media Detiksatu.com.
Menurut Ujang, material batu yang digunakan dalam penimbunan diperoleh dari PT Waskita Karya. Ia menjelaskan bahwa masyarakat diperbolehkan mengambil material tersebut, sementara biaya pengangkutannya ditanggung oleh pemerintah desa dan warga.
"Soal batu tinggal mengambil ke PT Waskita Karya, sedangkan kami menyiapkan kendaraan untuk mengangkutnya," katanya.
Ujang menyebut biaya pengangkutan material mencapai sekitar Rp200 ribu untuk setiap rit kendaraan. Sementara itu, kebutuhan material diperkirakan mencapai sekitar 20 rit agar seluruh titik jalan yang mengalami kerusakan dapat ditimbun.
Ia berharap proses penanganan sementara dapat berjalan lebih optimal apabila terdapat dukungan terhadap kebutuhan armada pengangkut, sehingga beban biaya yang ditanggung pemerintah desa dan masyarakat dapat berkurang.
Meski demikian, Ujang menegaskan bahwa penimbunan menggunakan batu bukan merupakan solusi permanen. Menurutnya, perbaikan menyeluruh tetap diperlukan mengingat ruas Batu Karut–Ciuyah merupakan akses penting yang setiap hari digunakan masyarakat, termasuk pelajar, petani, dan pengguna jalan lainnya.
"Paling tidak dengan penimbunan ini kondisi jalan menjadi lebih aman untuk sementara. Kami berharap ke depan ada perbaikan permanen sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman,"
pungkasnya. (Jul)