Liza Maria Dorong Anak Indonesia Berkarya Lewat Video, Bidik Prestasi di SEAVFC 2027

Follow

Liza Maria Dorong Anak Indonesia Berkarya Lewat Video, Bidik Prestasi di SEAVFC 2027

Redaksi
Kamis, 23 Juli 2026 | Kamis, Juli 23, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T05:12:09Z
Jakarta, detiksatu.com || Praktisi media sekaligus pemerhati program anak, Liza Maria, mengajak generasi muda Indonesia untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai sarana mengembangkan kreativitas melalui karya video yang berkualitas. Menurutnya, anak-anak Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kreator, sutradara, produser, animator, hingga inovator masa depan apabila mendapatkan ruang, pendampingan, dan kesempatan yang memadai.

Komitmen tersebut mengantarkan Liza kembali dipercaya menjadi bagian dari Southeast Asia Video Festival for Children (SEAVFC) atau Festival Video Anak ASEAN. Pada penyelenggaraan menuju SEAVFC 2027, ia dipercaya sebagai Assistant Board of Indonesia. Sebelumnya, Liza juga telah tiga kali dipercaya sebagai dewan juri dalam penyelenggaraan SEAVFC di Filipina (2018), Malaysia (2024), dan Thailand (2025).

Kepercayaan tersebut tidak lepas dari rekam jejaknya selama lebih dari 30 tahun di industri penyiaran nasional. Liza pernah berkarier di SCTV, TV7, Trans7, hingga Rajawali Televisi dan banyak memproduksi program-program yang berfokus pada dunia anak.

"Latar belakang saya memang di dunia media televisi. Selama lebih dari 30 tahun saya banyak memproduksi program berbasis video. Pengalaman itu menjadi bekal untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kreativitas anak-anak Indonesia," ujar Liza.

Perjalanan Liza dalam mengembangkan program anak dimulai sejak awal 2000-an. Pada 2003, ia memproduksi sinetron drama musikal anak Amelia yang tayang di RCTI dan mengangkat lagu-lagu karya maestro musik anak A.T. Mahmud. Program tersebut meraih penghargaan Sinetron Anak Terpuji pada Festival Film Bandung.

Saat berkarya di Rajawali Televisi, Liza kembali menghadirkan program anak seperti Pesta Sahabat dan Dubidubidam. Kedua program tersebut turut mengantarkan stasiun televisi tersebut meraih tiga penghargaan Anugerah Anak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk kategori Program Anak Terbaik.

Menurut Liza, perkembangan teknologi digital menjadi peluang besar bagi anak-anak untuk belajar memproduksi video, fotografi, menulis naskah, hingga mengedit konten secara mandiri. Namun, ia menekankan bahwa kreativitas harus dibarengi dengan pendidikan karakter dan pesan positif.

"Anak-anak sekarang memiliki dukungan teknologi yang luar biasa. Yang terpenting adalah mengarahkan mereka agar menghasilkan karya yang bermanfaat, memiliki nilai, dan tidak sekadar mengejar viralitas," katanya.

Ia menilai karya video berdurasi lima hingga sepuluh menit pun dapat memberikan dampak besar apabila dikemas dengan cerita yang kuat, kreativitas tinggi, dan pesan yang membangun. Melalui SEAVFC, karya-karya tersebut bahkan berpeluang mewakili Indonesia di tingkat ASEAN.

Dalam momentum Hari Anak Nasional 2026, Liza juga mengajak generasi muda untuk terus mengasah kemampuan di bidang kreatif sebagai bekal menghadapi persaingan global.

"Jangan takut berkreasi. Belajarlah menulis, membuat video, fotografi, editing, hingga bercerita. Keterampilan kreatif akan menjadi modal penting bagi masa depan," ujarnya.

Liza menambahkan, pengembangan talenta anak tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Menurutnya, orang tua, pemerintah, media, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan harus berkolaborasi menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya kreativitas anak.

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan kesempatan bagi anak-anak di seluruh Indonesia, termasuk di daerah terpencil dan Indonesia Timur.

"Indonesia bukan hanya kota-kota besar. Anak-anak di daerah juga memiliki potensi luar biasa. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, pembinaan, dan ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka," tuturnya.

Melalui SEAVFC, Liza berharap semakin banyak talenta muda Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat regional maupun internasional.

"Jika dibina sejak dini, saya yakin akan lahir lebih banyak kreator muda Indonesia yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui kreativitas yang mereka miliki," pungkasnya.
(Nina)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Liza Maria Dorong Anak Indonesia Berkarya Lewat Video, Bidik Prestasi di SEAVFC 2027

Trending Now

Iklan