Menghitung Hari Satu Lagi Asset Rakyat Lapangan Legend Antang Bitowa Millim dan PEMKOT Makassar, Akan Di Eksekusi Tanpa Perlawanan

Follow

Menghitung Hari Satu Lagi Asset Rakyat Lapangan Legend Antang Bitowa Millim dan PEMKOT Makassar, Akan Di Eksekusi Tanpa Perlawanan

Redaksi
Minggu, 26 Juli 2026 | Minggu, Juli 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-26T10:27:20Z
Makassar, Detiksatu.com || Perampasan Asset Pemerintah dan Rakyat secara Halus melalui "Jalur Hukum" yang di duga manipulasi data dan administrasi di mainkan sehingga perlawanan Rakyat dan Pemuda Antang, Kecamatan Manggala Kita Makassar, menghitung hari akan di eksekusi. Lapangan Antang Bitoa adalah legenda masyarakat Antang yang dulu nya Magnit bagi para penggemar sepak bola Sulsel terkhusus Kita Makassar, sebab dari Lapangan itulah lahir Asnawi seorang pesepakbola Indonesia yang telah melanglang buana membawa nama Indonesia, Sulsel dan Kota Makassar Antang tetapi perkembangan manusia Indonesia hari ini tidak baik baik saja sepertinya akan menyerahkan 1,1 Ha Lapangan yang setiap tahun di pakai untuk beribadah Idhul Fitri dan Idhul Adha, tanpa perlawanan berarti dan di depan mata Pemerintah Kota Makassar sepertinya ada pola permainan hukum dan ini patut di curigai. 

Di Era Ke pimpinan Walikota Ilham Arief Sirajuddin dan Danny Pomanto lapangan Antang ini belum berproses hukum nantilah di era Walikota Appi berproses hukum di tingkat kasasi dan PEMKOT Makassar dan Masyarakat Antang, Kalah dan menghitung hari akan di eksekusi hukum.

Hal ini sangat di sesali oleh para tokoh Pemuda dan Tokoh masyarakat kota Makassar, bahwa ini biadab dan melebihi dari Penjajahan Belanda sesungguhnya, kalo dulu Belanda itu itu jelas dan kelihatan orangnya dan kentara cara merampas nya ini tidak Perampasan Asset lapangan Antang Bitoa ini manusia Indonesia dan ber-ktp Makassar tapi cara merampas nya halus lewat jalur hukum yg kita tau sendiri kondisi hukum di Indonesia "sangat positif luar biasa" bisa jadi ada oknum Pemkot Makassar bermain dengan lawan nya sendiri untuk memuluskan pengambilan Asset ini,, ungkap Tokoh Masyarakat H.Dg untuk sementara di samarkan namanya. Eks jubir FPI Sulsel M.A.Rachman menambahkan, bahwa apabila lapangan Antang Bitowa millim, ini di eksekusi kemudian ormas, okp dan para legislator pusat, daerah dan kota Makassar hanya diam, berarti kita bangga dengan kemunafikan kita, bangga kita menzolimi agama sendiri yang di yakini Agama Islam. 


lapangan Antang Bitoa ini setiap tahunnya menjadi saksi yang akan " berbicara " tentang bagaimana proses hukum berjalan di manipulasi kemudian menjadi lapangan yang berguna lagi, apa bila itu benar benar terjadi, juga membuktikan Ucapan Presiden Bahwa ada Londo Ireng itu benar adanya dan perbuatan itu adalah oknum yang ingin merusak kelembagaan ( ini penafsiran positif Eks Jubir Armand Rachman) dan pada tanggal 23 November 2019 peristiwa di lapangan Antang Bitowa millim ini terjadi pertumpahan darah yakni pembusuran dari pihak lawan yang di nahkodai oleh para mafia tanah yang ingin mengeksekusi sepihak lapangan ini, Alhamdulillah dapat di gagalkan walaupun ada pemuda Antang yang di busur sampai hari ini tidak ada proses hukum nya. walahuallam.  
MAR.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menghitung Hari Satu Lagi Asset Rakyat Lapangan Legend Antang Bitowa Millim dan PEMKOT Makassar, Akan Di Eksekusi Tanpa Perlawanan

Trending Now

Iklan