Huntara Dibongkar, Warga Agusen Kembali Mengungsi.Lalu ke Mana Materialnya??

Huntara Dibongkar, Warga Agusen Kembali Mengungsi.Lalu ke Mana Materialnya??

September 24, 2026 | September 24, 2026 WIB Last Updated 2026-09-24T07:29:08Z
Gayo Lues,detiksatu.com || Ironi penanganan pascabencana kembali terlihat di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Hunian sementara (Huntara) yang sebelumnya dibangun pemerintah untuk menampung warga terdampak bencana, kini dibongkar kembali untuk pembangunan hunian tetap (Huntap).

Pembongkaran tersebut membuat masyarakat harus kembali mencari tempat tinggal sementara sembari menunggu Huntap selesai dibangun.Pantauan di lokasi pada Kamis (24/9/2026), sejumlah bangunan Huntara tampak telah dibongkar. Material bangunan berserakan di sekitar lokasi, sementara sebagian struktur bangunan lainnya masih terlihat berdiri.

Kepala Desa Agusen membenarkan adanya pembongkaran Huntara tersebut. Ia mengatakan, pemindahan masyarakat sebelumnya telah dibahas dan dimusyawarahkan.Menurutnya, terdapat sekitar 178 unit Huntara yang selama ini ditempati masyarakat.Pembongkaran rumah Huntara di Desa Agusen benar ada. Masyarakat terpaksa mencari tempat aman sementara. Ada yang menumpang di rumah saudara, ada juga yang tinggal di kantor desa dan meunasah, ujar Kepala Desa Agusen kepada awak media.

Ia menjelaskan, masyarakat kini harus menunggu sampai pembangunan Huntap selesai sehingga bisa kembali menempati hunian yang lebih permanen.Kondisi tersebut menjadi perhatian karena masyarakat yang sebelumnya sudah mendapatkan tempat tinggal sementara kini kembali harus berpindah.Di satu sisi, pembangunan Huntap tentu diharapkan menjadi solusi permanen bagi warga terdampak bencana. Namun di sisi lain, proses pembangunan membutuhkan waktu, sementara Huntara yang selama ini menjadi tempat berlindung telah lebih dahulu dibongkar.

Kondisi ini membuat sebagian warga harus menumpang di rumah keluarga, sedangkan sebagian lainnya menggunakan fasilitas desa sebagai tempat tinggal sementara.Selama Huntap belum selesai, sampai kapan masyarakat harus berpindah-pindah mencari tempat berteduh.Pemerintah diharapkan memastikan proses pemindahan warga tidak menimbulkan persoalan baru. Jangan sampai masyarakat yang telah mengalami bencana kembali dihadapkan pada ketidakpastian tempat tinggal.

Selain persoalan tempat tinggal warga, pembongkaran sekitar 178 unit Huntara juga menyisakan pertanyaan lain.ke mana material bangunan yang masih dapat digunakan setelah dibongkar.Material Huntara yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah tentu perlu dikelola secara jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.Masyarakat berhak mengetahui apakah material tersebut akan dikembalikan kepada pemerintah, disimpan, dimanfaatkan kembali, atau ada mekanisme lain yang telah ditetapkan.Pembangunan Huntap memang menjadi harapan baru bagi warga terdampak bencana. Namun, proses menuju rumah permanen itu semestinya tetap memperhatikan kondisi masyarakat selama masa transisi.Jangan sampai Huntara yang dibangun untuk menyelamatkan warga justru dibongkar sebelum Huntap benar-benar siap dihuni.

( DIR )
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Huntara Dibongkar, Warga Agusen Kembali Mengungsi.Lalu ke Mana Materialnya??

Trending Now