JAKARTA ,DETIKSATU.COM || Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar menemui Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR, pada Minggu, 19 Juli 2026. Safari politik tersebut merupakan upaya untuk memanaskan mesin partai menuju Pemilu 2029.
Didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Ummat Taufik Hidayat, Heikal menyampaikan Partai Ummat akan selalu mendukung program Presiden Prabowo Subianto.
Partai Ummat ingin agar rakyat Indonesia berdaulat penuh dan mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari kemakmuran sumber daya alam kita, oleh sebab itu, langkah apa pun yang dilakukan pemerintah saat ini untuk mensejahterakan rakyat akan selalu kami dukung," katanya.
Heikal mengungkapkan, dalam Milad dan Munas Partai Ummat pada awal Mei 2026, Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais menyatakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto harus terus melakukan kerja nyata yang dapat menyejahterakan rakyat.
Sebab kekayaan alam Indonesia berlimpah dan selama ini masih banyak terjadi kebocoran maupun eksploitasi masif oleh pihak oligarki sehingga rakyat masih banyak yang hidup jauh di bawah garis kemiskinan
Partai Ummat selalu memimpikan negara kita menjadi negara kaya raya, adil, makmur dan sentosa atas ridho Allah SWT," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kata Heikal, pihaknya juga membahas Undang Undang (UU) Pemilu yang akan segera dibahas di parlemen. Partai Ummat berharap UU Pemilu mengakomodasi semua kepentingan parpol baik yang ada di Senayan maupun tidak sehingga suara rakyat sekecil apa pun tidak hilang.
"Pengalaman Pemilu 2024 yang lalu menjadi pelajaran bagi kita semua di mana sekitar 17 juta suara hilang tidak jadi kursi. Makanya kita sampaikan ke Pak Dasco selaku pimpinan DPR agar nantinya UU Pemilu yang dirancang jangan lagi malah mengulang hilangnya suara pemilih tersebut karena sistem Pemilu yang tidak sesuai dengan corak keberagamaan bangsa Indonesia," ucapnya.
Heikal mengaku akan terus melakukan kunjungan kerja ke seluruh pemangku kepentingan di Indonesia agar apa yang diperjuangkan Partai Ummat bisa dipahami oleh semua kalangan dan dapat bersinergi untuk menjadikan Indonesia sebagai negeri Baldatun Tayyibatun Wa rabbun Ghafur sebagaimana yang dicita-citakan oleh para Founding Mothers dan Fathers Republik Indonesia.
Kami akan terus mendatangi para tokoh, sesepuh, ulama, kaum cendekiawan dan lain sebagainya agar kami bisa berdiskusi dan mendapatkan masukan bagaimana seharusnya Indonesia ini ditata ke depannya bersama sama," katanya.
Selain dalam negeri, menurut Heikal, Partai Ummat juga akan melakukan kunjungan kerja ke pimpinan dan tokoh di dunia internasional untuk mendapatkan gambaran kondisi geopolitik dalam membangun Indonesia ke depan.
Dengan melakukan kunjungan di dalam maupun luar negeri, Partai Ummat akan merumuskan gagasan genuine dalam membangun Indonesia ke depan. "Jika Allah SWT menakdirkan Partai Ummat berkuasa, insya Allah kami sudah punya apa yang harus kami lakukan," tuturnya. (Red)

