Ahli Gizi dan Akunting SPPG Sangiang 1 Disorot, Ketua PAC GRIB Jaya Maja Minta Evaluasi

Ahli Gizi dan Akunting SPPG Sangiang 1 Disorot, Ketua PAC GRIB Jaya Maja Minta Evaluasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | Sabtu, Agustus 08, 2026 WIB Last Updated 2026-08-08T01:43:07Z
LEBAK,DETIKSATU.COM || Ketua PAC GRIB Jaya Maja, Suhata, meminta adanya evaluasi terhadap pelaksanaan tugas tenaga ahli gizi dan akuntansi di SPPG Dapur Maja Sangiang 1, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Sabtu,(8/8/2026).

Sorotan tersebut disampaikan Suhata setelah mengetahui informasi dari pemberitaan dan sumber di lapangan mengenai pola kehadiran ahli gizi dan tenaga akuntansi yang disebut datang serta meninggalkan lokasi secara bersamaan sekitar pukul 04.00 WIB.

Menurut Suhata, apabila informasi tersebut benar dan terjadi secara rutin, maka perlu dipastikan kembali apakah pola kerja tersebut telah sesuai dengan tugas, tanggung jawab, serta pedoman operasional yang berlaku di lingkungan SPPG.

"Yang kami persoalkan bukan semata-mata mereka datang dan pulang bersamaan. Yang menjadi perhatian adalah apakah ahli gizi benar-benar menjalankan fungsi monitoring sejak awal proses produksi. Kalau proses memasak sudah berlangsung sebelum ahli gizi datang, tentu perlu dijelaskan siapa yang melakukan pengawasan terhadap proses tersebut," ujar Suhata.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, proses memasak di dapur tersebut disebut berlangsung pada malam hingga dini hari, sekitar pukul 23.00 WIB sampai 03.00 WIB, tergantung jenis menu yang diproduksi dan daya tahan makanan.

Sementara itu, proses memasukkan makanan ke dalam ompreng atau tahap pengemasan disebut berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB hingga 04.30 WIB.

"Kalau informasi tersebut benar, sementara ahli gizi baru datang sekitar pukul 04.00 WIB, berarti perlu dijelaskan bagaimana pengawasan terhadap proses sejak bahan datang, persiapan, sampai makanan dimasak. Jangan sampai ahli gizi baru mengetahui hasil akhirnya ketika makanan sudah masuk tahap pengemasan," katanya.

Suhata menilai, pengawasan ahli gizi tidak hanya berkaitan dengan makanan yang sudah selesai dimasak. Menurutnya, aspek yang perlu diperhatikan antara lain kualitas bahan baku, proses pengolahan, kebersihan, komposisi menu, ukuran porsi atau gramasi, serta kesesuaian makanan dengan standar gizi yang ditetapkan.

Ia juga meminta agar informasi tersebut tidak langsung dianggap sebagai kesimpulan adanya pelanggaran sebelum dilakukan pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.

"Kami meminta BGN dan pihak terkait turun melakukan evaluasi. Kalau memang sistem kerja tersebut sudah sesuai juknis, silakan dijelaskan dasar dan mekanismenya kepada masyarakat. Tetapi kalau ditemukan ketidaksesuaian, harus ada tindakan perbaikan," ujar Suhata.

Selain ahli gizi, Suhata juga menyoroti tenaga akuntansi. Menurutnya, fungsi tenaga akuntansi berbeda dengan ahli gizi dan berkaitan dengan administrasi serta pertanggungjawaban keuangan, sehingga pelaksanaan tugas masing-masing perlu dipastikan berjalan sesuai ketentuan.

Suhata menilai anggaran negara yang dialokasikan untuk Program MBG harus dikelola secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, ia meminta pengelola SPPG memastikan seluruh tenaga yang ditugaskan menjalankan fungsi masing-masing secara optimal.

"Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk program ini dan tenaga yang bekerja juga mendapatkan hak sesuai ketentuan. Karena itu, kami berharap tanggung jawab dan pengawasan di lapangan juga dilaksanakan secara maksimal," katanya.

Suhata meminta SPPG Dapur Maja Sangiang 1 dievaluasi oleh pihak yang berwenang. Jika setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan tugas, ia meminta BGN maupun pihak terkait mengambil tindakan sesuai ketentuan, termasuk mengevaluasi penempatan petugas yang bersangkutan.

DetikSatu.com masih membuka ruang hak jawab kepada pengelola SPPG Dapur Maja Sangiang 1, ahli gizi, tenaga akuntansi, Yayasan Mitra Wahid Kebumen, maupun Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberikan klarifikasi mengenai jadwal kerja, mekanisme pengawasan, dan dasar SOP yang digunakan.

(Jul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ahli Gizi dan Akunting SPPG Sangiang 1 Disorot, Ketua PAC GRIB Jaya Maja Minta Evaluasi