LEBAK, DETIKSATU.COM || Ketua Badak Banten Perjuangan (BBP) PAC Maja, Ma'ruf yang akrab disapa Auf, menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mitra Wahid Kebumen yang berlokasi di Kampung Cirompang, RT 003/RW 004, Desa Sangiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak.
Sorotan tersebut muncul setelah adanya temuan di lapangan dan keluhan dari sejumlah wali murid yang menyebut makanan yang dibagikan kepada siswa diduga kurang diminati, sehingga sebagian tidak dikonsumsi dan akhirnya terbuang.
Menurut Auf, apabila benar banyak makanan MBG yang terbuang, kondisi tersebut sangat disayangkan mengingat program tersebut dibiayai oleh pemerintah dengan anggaran yang tidak sedikit.
"Sangat disayangkan apabila makanan MBG banyak yang terbuang sia-sia. Program ini menggunakan anggaran pemerintah yang nilainya tidak sedikit, sehingga pelaksanaannya harus benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi anak-anak," ujar Auf, Selasa (4/8/2026).
Ia menilai, jika makanan yang disediakan banyak tidak dikonsumsi hingga terbuang, maka hal tersebut tidak sejalan dengan tujuan utama pemerintah melalui Program Makan Bergizi Gratis, yaitu meningkatkan pemenuhan gizi peserta didik.
"Tujuan pemerintah sangat baik, yakni meningkatkan gizi anak-anak sekolah. Karena itu, kualitas menu dan pelaksanaannya harus dievaluasi agar makanan yang disediakan benar-benar dikonsumsi oleh siswa, bukan justru banyak terbuang," tegasnya.
Auf juga meminta pihak sekolah untuk aktif menyampaikan keberatan atau komplain kepada penyedia apabila menu yang diterima dinilai tidak sesuai standar atau banyak tidak diminati siswa, sehingga dapat segera dilakukan evaluasi dan perbaikan.
Selain itu, BBP PAC Maja mendesak Badan Gizi Nasional (BGN), baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk turun langsung melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Program MBG di lokasi tersebut. Menurutnya, apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, maka harus ditindak sesuai aturan.
Hingga berita ini diterbitkan, DETIKSATU.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pengelola SPPG Yayasan Mitra Wahid Kebumen, Tim Pelaksana Institusi (TPI), serta pihak Badan Gizi Nasional terkait temuan dan pernyataan tersebut. Tanggapan dari pihak-pihak terkait akan dimuat sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.(Jul)

