NAGEKEO,DETIKSATU.COM || Dinas Kesehatan Nagekeo terus berupaya memperluas akses layanan kesehatan melalui Mobile Health Service berbasis pelayanan statis. Upaya ini hadir untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau pascagempa bumi.
Pelayanan statis serta didukung tenaga kesehatan profesional, Mobile Klinik memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi, hingga obat-obatan secara gratis. Saat ini layanan tersebut telah beroperasi di Selalejo, Selalejo Timur, Ngera, dan Wolowea Timur, Senin (24/8/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo dr Rennny Wahyuningsi mengatakan kami terus mendorong pemerataan layanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah diakses, berkualitas, dan merata di seluruh wilayah.
“Kami membawa layanan cek kesehatan langsung ke tengah-tengah masyarakat, seperti di pos pengungsian yang sulit di jangkau, dan rumah-rumah warga. Mengingat RSUD dan Puskemas kita banyak yang rusak, melalui layanan kesehatan berkualitas kini hadir menjemput warga terdampak gempa bumi,”ujarnya.
Pelaksanaan pelayanan mobil ini didukung dari berbagai pihak antara lain, IDI Kupang, PPNI Wilayah NTT, ESDM PT Indexim, PT Abadi Nikel Nusantara, PT Era Baru Timur Lestari, CV Gita Flora, PT Hengjaya Mineralindo, Dompet Dhuafa, Muhammadiyah, Tim Taspen Peduli, Tim Medis Balai Hatpen, FK Undana, dan Polri.
Sedangkan di RSUD Aeramo di dukung oleh RS Ortopedi Soeharso dan RS Lapangan Bantuan Kemenkes.
Selain itu, dr Renny Wahyuningsi menjelaskan adapun berbagai layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, di antaranya skrining tuberkulosis, pemeriksaan hipertensi atau tekanan darah, pemeriksaan diabetes atau gula darah, pemeriksaan kesehatan jiwa, serta skrining penyakit menular dan tidak menular.
“Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi kesehatan dan informasi pencegahan penyakit,”imbuhnya.
Ia menekankan pentingnya deteksi dini terhadap warga dalam proses penanganan darurat pascagempa bumi. Mengingat banyak kondisi kesehatan yang pada tahap awal tidak menunjukkan gejala.
“Kami ingin mendorong masyarakat terdampak gempa bumi untuk melakukan deteksi dini. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, maka penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga risiko penyakit berkembang menjadi lebih parah dapat dicegah,”katanya.
Upaya pelayanan kesehatan merupakan bukti komitmen Pemerintah Nagekeo melalui Puskesmas yang ada disetiap wilayah dalam mewujudkan akses layanan kesehatan yang lebih merata, mudah, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
Reporter: Stefan