CIANJUR,DETIKSATU.COM || Upaya penanganan kebakaran di sekitar Kawah Wadon, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus dilakukan melalui pemantauan, penyisiran, dan penanganan di lapangan oleh tim gabungan.
Berdasarkan siaran pers Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) Nomor PG.28/T.2/TU/HMS.01.03/B/08/2026, tim gabungan kembali diberangkatkan menuju lokasi kebakaran pada Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 08.30 WIB.
Tim tersebut terdiri atas personel BBTNGGP bersama Relawan Indonesia Green Ranger (IGR), Relawan Montana, dan Relawan GPO. Sebanyak 27 personel dikerahkan untuk melanjutkan penanganan di sekitar kawasan terdampak.
Dalam laporan melalui komunikasi radio ORARI pada pukul 09.41 WIB, tim yang masih berada di lokasi menyampaikan bahwa kawasan sekitar Kawah Wadon belum mengalami hujan. Kondisi tersebut berbeda dengan Pos Kandang Badak dan Posko Induk BBTNGGP Cibodas yang sebelumnya telah mengalami hujan.
Hasil pemantauan tim juga menemukan satu titik asap di sisi lereng pada area yang sebelumnya telah terbakar. Titik tersebut langsung ditangani oleh petugas di lapangan.
BBTNGGP menyebut temuan tersebut tidak menunjukkan adanya perluasan area kebakaran.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi kemudian mengalami perubahan. Pada pukul 12.55 WIB, kawasan Kawah Wadon dilaporkan mengalami mendung disertai kabut tebal.
Sekitar pukul 14.00 WIB, mulai terjadi gerimis di kawasan Kawah Wadon, baik di bagian bawah maupun atas tebing. Arah angin dilaporkan bergerak dari selatan menuju utara.
Hujan kemudian semakin deras pada pukul 14.07 WIB. Sementara itu, Pos Kandang Badak pada waktu yang sama masih melaporkan kondisi berupa gerimis.
Pada pukul 14.12 WIB, hujan deras terjadi di sekitar Kawah Wadon dan Kandang Badak. Kondisi tersebut membuat seluruh personel ditarik dari lokasi kebakaran sebagai langkah keselamatan.
Seluruh tim kemudian berkumpul kembali di Pos Kandang Badak setelah hujan mulai mereda sekitar pukul 14.41 WIB.
Meskipun hujan hanya berlangsung selama beberapa menit, kondisi tersebut diharapkan dapat membantu proses pendinginan pada area yang sebelumnya terdampak kebakaran.
Penanganan kebakaran di sekitar Kawah Wadon dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur BBTNGGP, relawan, komunitas, petugas lintas instansi, serta berbagai pihak yang memberikan dukungan.
BBTNGGP menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, relawan, komunitas, organisasi, Manggala Agni, petugas lintas instansi, jajaran pemerintah daerah dan desa, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran di kawasan konservasi tersebut.
Dukungan berupa tenaga, komunikasi, pemantauan, pengamanan, hingga bantuan lainnya menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Hingga berakhirnya kegiatan pada 16 Agustus 2026, tim gabungan telah melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik asap yang ditemukan. Berdasarkan laporan lapangan yang disampaikan BBTNGGP, tidak terdapat indikasi perluasan area kebakaran pada saat pemantauan tersebut.(Bet)