Baru Dinormalisasi, Kok Dikeruk Lagi? Misteri BTT dan Alat Berat di Gayo Lues, APH Berani Bongkar?

PIMPINAN DAN ANGGOTA BESERTA SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN TANGERANG Mengucapkan: DIRGAHAYU REPUBLIK I

Baru Dinormalisasi, Kok Dikeruk Lagi? Misteri BTT dan Alat Berat di Gayo Lues, APH Berani Bongkar?

Agustus 16, 2026 | Agustus 16, 2026 WIB Last Updated 2026-08-16T12:42:36Z
Gayo Lues,detiksatu.com || Ada yang terasa janggal di tengah pekerjaan normalisasi sungai di kawasan Jalan Sepang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.Normalisasi disebut baru dilakukan, tetapi kini badan sungai kembali dikeruk. narasumber yang dikenal dengan sebutan Mafia Ucak.Dokumentasi bertanggal 15 Agustus 2026 memperlihatkan alat berat beroperasi di lokasi.Pertanyaannya sederhana mengapa sungai yang baru dinormalisasi kembali dikeruk??.Apakah pekerjaan sebelumnya tidak beres?.Apakah kondisi sungai berubah??. Atau ada pekerjaan baru yang memang memiliki dasar teknis dan anggaran?

Sebab jika benar kegiatan tersebut menggunakan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT), maka pertanggungjawabannya harus lebih terang. BTT bukan uang milik pejabat. Bukan pula uang yang boleh digunakan tanpa penjelasan kepada masyarakat.Itu uang rakyat.Lebih sensitif lagi, muncul dugaan pekerjaan tersebut menggunakan alat berat yang disebut-sebut berkaitan dengan keluarga Bupati Gayo Lues.Sekali lagi, dugaan bukanlah bukti. Karena itu, jangan buru-buru membantah dan jangan pula buru-buru membenarkan.kata Mafia Ucak.

Menurut Mafia Ucak,.Tunjukkan siapa pemilik alat berat tersebut. Tunjukkan dasar penggunaan alatnya. Tunjukkan dokumen pekerjaan dan sumber anggarannya.APH Jangan Cuma Duduk di Kursi Empuk.Di titik inilah keberadaan aparat penegak hukum (APH) diuji.Jangan sampai masyarakat melihat excavator bekerja, tetapi APH seolah tidak melihat apa-apa.Jangan sampai ketika uang rakyat dipertanyakan, jawabannya selalu belum ada laporan.

Pertanyaan publik tidak harus menunggu sebuah daerah kehilangan uang miliaran rupiah baru kemudian aparat bergerak.Kalau ada dugaan yang masuk akal dan dapat diverifikasi, periksa.Kalau tidak ada masalah, umumkan hasil pemeriksaannya.Kalau semuanya sesuai aturan, masyarakat juga akan tenang.Yang berbahaya justru ketika semua pihak memilih diam.

APH jangan hanya menjadi penonton ketika masyarakat sedang mempertanyakan uangnya sendiri.Gaji dan fasilitas aparat juga pada akhirnya bersumber dari uang negara yang salah satu sumbernya adalah pajak masyarakat.Maka ketika rakyat meminta transparansi, yang dibutuhkan bukan sikap defensif.Yang dibutuhkan adalah keberanian.Jangan Tunggu Bau Busuk Baru Bergerak

Ia menegaskan,APH bersama lembaga pengawasan terkait patut menelusuri secara menyeluruh apabila terdapat indikasi persoalan,mulai dari dasar penggunaan BTT, kondisi darurat yang menjadi alasan pekerjaan, perencanaan teknis, pelaksana pekerjaan, penggunaan alat berat, volume pekerjaan, hingga pembayaran.Jangan hanya melihat excavator-nya.Lihat dokumennya.Jangan hanya menghitung berapa jam alat bekerja.Hitung juga berapa rupiah uang rakyat yang dibayarkan.Dan jangan hanya percaya pada laporan di atas kertas.Cek pekerjaan di lapangan.

Jika benar pekerjaan itu dibutuhkan dan sesuai aturan, katakan benar.Jika ditemukan penyimpangan, tindak.KPK, Kejati, Polda.Nyali Jangan Hanya Ada di Atas Kertas.Persoalan seperti ini tidak boleh berhenti sebagai perdebatan antara pemerintah dan masyarakat.Jika ditemukan indikasi kuat penyalahgunaan anggaran, aparat dan lembaga berwenang termasuk KPK, Kejati Aceh, dan Polda Aceh sesuai kewenangannya,patut memberi perhatian.Masyarakat Gayo Lues sudah cukup lama mendengar berbagai persoalan mengenai pengelolaan anggaran.

Untuk apa ada aparat penegak hukum kalau ketika uang rakyat dipertanyakan justru semuanya diam.Dan alarm seharusnya tidak dimatikan hanya karena suaranya mengganggu kenyamanan pejabat.Pemerintah, Jangan Jadikan BTT Ladang Bisnis.Jangan pernah memberikan kesan bahwa penderitaan masyarakat dapat dijadikan alasan untuk membuka ruang keuntungan bagi segelintir pihak.Kalau masyarakat sedang susah, anggaran darurat harus benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.Bukan untuk memperkaya siapa pun.

Jika dugaan tentang keterlibatan alat berat milik keluarga pejabat tidak benar, buktikan.Jika benar, jelaskan mekanisme dan dasar hukumnya.Jangan biarkan masyarakat menebak-nebak.

Sebab ketika pemerintah memilih diam, ruang kecurigaan justru semakin lebar.Pada akhirnya, masyarakat tidak meminta sesuatu yang berlebihan.
Mereka hanya ingin tahu uangnya dari mana?
Siapa yang mengerjakan?
Berapa anggarannya?
Mengapa pekerjaan kembali dilakukan?
Siapa pemilik alat beratnya?.

Jangan sampai excavator punya keberanian mengeruk sungai, sementara APH justru kehilangan keberanian untuk mengeruk kebenaran.pungkas Mafia Ucak.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Baru Dinormalisasi, Kok Dikeruk Lagi? Misteri BTT dan Alat Berat di Gayo Lues, APH Berani Bongkar?

Trending Now