Mentawai,detiksatu.com || Pembangunan infrastruktur yang bersumber dana dari Transfer Ke Daerah (TKD) yang di selenggarakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Mentawai untuk di wilayah Siberut dalam tahap proses berjalan.
"Pekerjaan kontruksi di wilayah Siberut sumber dana TKD 95 persen sudah terkontrak, saat ini proses pekerjaan dalam berproses" sebut Kadis PUPR Mentawai, Brandus Simanjuntak kepada media, Senin (31/8/2026).
Dia mengajak seluruh OPD dan semua masyarakat sekitar, Toko Masyarakat, Toko agama, Media, Ormas, LSM dan lembaga lainnya untuk mengambil peran dalam mendukung kesuksesan pembangunan infrastruktur serta mengawasinya.
"Daerah kita terbatas alat transportasi dan sumber material sehingga penyedia harus punya strategi dan modal untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah ditawar dan terkontrak" ucapnya.
Dia menegaskan, bahwa penyedia berkomitmen untuk melaksanakan pekerjaan dengan mempedomani pasal 17 Perpres 16 tahun 2018 ( tanggung jawab penyedia).
"Dalam proses pengerjaan yang sedang berjalan ini di harapkan semua pihak yang ada dilingkungan setiap lokasi pekerjaan mendukung kelancaran pembangunan serta turut mengawasi" ajaknya.
Dia menyampaikan, tambahan anggaran dari pusat ini menjadi peluang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kepulauan Mentawai, sehingga nantinya akan mempermudah masyarakat beraktivitas serta memperlancar ekonomi.
"Infrastruktur jalan perlu terus ditingkatkan agar konektivitas semakin baik, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang menjadi salah satu kekuatan daerah" tuturnya.
Data progres realisasi fisik dan keuangan pekerjaan tahun 2026 bersumber dana TKD melalui Dinas PUPR Mentawai di wilayah Siberut
Pembangunan jalan subelen-cimpungan dan subelen-Muara Saibi, jenis pengadaan konstruksi, pelaksana CV Rohyd Mandiri, nilai kontrak 7.254.911.000,00 miliar, masa pelaksanaan pekerjaan 160 hari mulai 13 juli 2026 berahkir 19 Desember 2026.
Pembangunan jalan Maileppet-Saliguma dan jalan puro-Tiop, pelaksana CV.Vania Cipta Mandiri, nilai kontrak 6.530.923.000,00 miliar, masa pelaksanaan pekerjaan 145 hari mulai 3 Agustus sampai 25 Desember 2026.
Pemeliharaan rutin jalan pada ruas Maileppet-Saliguma, Maileppet-Muara Siberut dan Muntei-Puro, pelaksana CV Nuasa Cipta Mandiri, nilai kontrak 149.707.000,00, masa pelaksanaan pekerjaan 160 hari mulai 6 Juli sampai 12 Desember 2026.
Pemeliharaan rutin jalan pada ruas Simpang Mapadegat-Homestay-kantor camat dan simpang tugu Sikerei-Bukit Pamewa (sisa TKD) pelaksana CV.Nuasa Cipta Mandiri, nilai kontrak 199.300.000,00, masa pelaksanaan 210 hari mulai 11 mei sampai 6 Desember 2026.
Pemeliharaan rutin jalan peipei-Taileleu (Penambahan dana TKD), pelaksana CV. Emas Hitam Mentawai, nilai kontrak 349.207.000,00, masa pelaksanaan 135 hari mulai 4 Agustus sampai 16 Desember 2026.
Pemeliharaan ruas jalan pokai-Sikabaluan,ruas jalan Sikabluan-Mongan Poula, Ruas jalan Pokai-Sirilanggai, ruas jalan Simpang barambang-Mongan Poula, pelaksana CV Andalan Bersama Anderson, nilai kontrak 199.740.000,00, masa pekerjaan 150 hari mulai 21 Juli sampai 18 Desember 2026.
Pembangunan jembatan rangka Ailogat Taileleu, pelaksana CV.Gunner Mohaga Sejahtera, nilai kontrak 4.311.815.000,00 miliar, masa pekerjaan 160 hari mulai 17 Juli sampai 23 Desember 2026.
Penanganan perkuatan jembatan Saibi, pelaksana CV.Setia Karya Pertama, nilai kontrak 4.393.045.000,00 miliar, masa pelaksanaan 160 hari mulai 16 juli sampai 22 Desember 2026.
Peningkatan jalan Mongan Poula-Sotboyak, pelaksana CV.Syampelo Kardenso, nilai kontrak 12.160.705.000,00 miliar, masa pelaksanaan 160 hari mulai 29 Juni sampai 5 Desember 2026.
Peningkatan jalan puro-Rogdok, pelaksana CV.Nifnaf Kontruksi Persada, nilai kontrak 11.112.827.000,00 miliar, masa pekerjaan 160 hari mulai 16 juli sampai 22 Desember 2026. (Dedi)