PUNCAK ILAGA-PAPUA TENGAH, DETIKSATU.COM ||Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, S.E. bersama unsur pimpinan, anggota, dan Sekretaris Dewan mendampingi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah meninjau kondisi Kabupaten Puncak pasca kericuhan yang terjadi di Ilaga pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Kunjungan yang dilakukan Jumat, 14 Agustus 2026 ini bertujuan melihat langsung situasi keamanan dan kondisi sejumlah kantor pemerintahan yang mengalami kebakaran, kerusakan, serta kehilangan aset.
Beberapa fasilitas yang ditinjau di antaranya Kantor Bupati Puncak, Kantor DPRK Puncak, DPMK, Dinas Kesehatan, Gudang Penanggulangan Bencana, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta kantor pemerintahan lainnya.
Selain kerusakan pada gedung, fasilitas seperti pintu, jendela, meja, dan kursi juga mengalami kerusakan. Sejumlah komputer, laptop, printer, perangkat elektronik, dan perlengkapan administrasi dilaporkan rusak maupun hilang.
Kericuhan Usai Penyaluran Dana Desa
Kericuhan dipicu ketidakpuasan masyarakat terhadap besaran Dana Desa tahap pertama TA 2026 yang dinilai berkurang dibanding tahun sebelumnya. Ketidakpuasan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi pembakaran, perusakan, dan penjarahan fasilitas pemerintah.
Namun, penyebab dan rangkaian kejadian secara menyeluruh masih menunggu pendalaman resmi dari instansi berwenang.
DPRK Puncak Dorong Pemulihan dan Dialog
Thomas Tabuni, S.E. Ketua DPRK Puncak menegaskan pentingnya percepatan pemulihan pelayanan pemerintahan, pendataan aset yang terbakar, rusak, dan hilang, serta pengamanan fasilitas publik.
Lanjut Tabuni, DPRK juga mendorong agar setiap kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kampung disosialisasikan secara terbuka kepada masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian. Sampaikan aspirasi melalui dialog," ujar Pimpinan DPRK Puncak,"tutup Tabuni".
Penulis: Jeri P. Degei
Report. Saranus kogoya