Tanjab Barat,detiksatu.com || Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Pendidikan kembali merealisasikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi para siswa. Penyaluran tahap kedua dilaksanakan pada Jumat (21/8/2026) dengan menyasar 12 sekolah yang berada di Kecamatan Tungkal Ilir, Bram Itam, dan Betara.
Sejumlah sekolah yang menerima bantuan tersebut antara lain SDN 016, SDN 002, SD Nasional, SDN 004, SDN 014, SDN 023, SDN 034, SDN 038, SDN 079, SDN 104, SDN 105, serta sekolah swasta PHI.
Penyerahan bantuan diawali di SDN 016 dengan jumlah 60 setel seragam lengkap. Kemudian, bantuan diserahkan ke SDN 002 sebanyak 51 setel dan SD Nasional sebanyak 6 setel. Setiap paket bantuan terdiri dari seragam putih-merah dan seragam Pramuka yang dilengkapi topi, dasi, serta ikat pinggang.
Proses penyaluran dipimpin langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, M. Taufan, S.H., M.H., bersama Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan sejumlah staf Dinas Pendidikan. Untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan, kegiatan tersebut turut disaksikan dan diperiksa oleh tim Inspektorat serta pihak sekolah.
Perwakilan Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa ukuran seragam yang diberikan telah mengacu pada data dan usulan masing-masing sekolah. Sebelum diserahkan kepada siswa, seluruh bantuan terlebih dahulu dilakukan pengecekan agar sesuai dengan kebutuhan penerima.
“Ukuran pakaian yang diberikan disesuaikan dengan data dan usulan dari masing-masing sekolah. Karena itu, sebelum diserahkan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu,” jelas perwakilan Dinas Pendidikan.
Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa proses pendistribusian memang dilakukan secara bertahap. Apabila masih terdapat kekurangan maupun kebutuhan tambahan, pengusulan akan dilakukan kembali untuk kemudian disalurkan pada tahap selanjutnya.
Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa bantuan seragam tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada siswa dan tidak diperbolehkan adanya pungutan dalam bentuk apa pun kepada orang tua atau wali murid.
“Bantuan ini sepenuhnya gratis. Tidak boleh ada pungutan kepada wali murid. Bantuan ini memang diperuntukkan bagi siswa dan tidak boleh diminta bayaran,” tegas pihak Dinas Pendidikan.
Kehadiran bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari para wali murid. Mereka mengaku sangat terbantu karena kebutuhan seragam sekolah anak dapat dipenuhi tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah. Bantuan ini sangat membantu, karena kalau membeli sendiri tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Anak-anak juga cepat kotor saat bermain, sehingga adanya tambahan pakaian sekolah ini sangat bermanfaat,” ungkap salah seorang wali murid.
Masyarakat berharap program bantuan seragam sekolah gratis tersebut dapat terus dilanjutkan dan diperluas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak siswa di seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (Hen)