332 Lulusan Pascasarjana UKI Paulus Dikukuhkan, Teknik Mesin Baru Dua Kali Meluluskan

332 Lulusan Pascasarjana UKI Paulus Dikukuhkan, Teknik Mesin Baru Dua Kali Meluluskan

September 01, 2026 | September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T01:42:32Z
MAKASSAR,DETIKSATU.COM  || Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar mengukuhkan 332 lulusan program pascasarjana dalam prosesi yudisium yang berlangsung di Gedung Rektorat UKI Paulus, Senin, 31 Agustus 2026. Mereka datang dari empat program magister: Manajemen, Ilmu Hukum, Teknik Sipil, dan Teknik Mesin.

Yudisium itu bukan sekadar seremoni akademik. Di balik toga dan ijazah, terdapat perjalanan pendidikan yang mempertemukan pengalaman profesional, riset, dan tuntutan dunia kerja yang terus berubah.

Rektor UKI Paulus Makassar, Prof. Agus Salim, mengatakan kelulusan pascasarjana menjadi bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus mampu memberi kontribusi di tengah masyarakat.

Menurut dia, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tidak seharusnya berhenti ketika mahasiswa menerima gelar akademik.

“Lulusan diharapkan dapat mengimplementasikan ilmunya untuk kepentingan masyarakat dan bangsa,” ujar Agus Salim.

Salah satu perkembangan yang terlihat dalam pendidikan pascasarjana UKI Paulus adalah meningkatnya minat kalangan profesional untuk kembali ke bangku kuliah. Pengalaman kerja dan pendidikan sebelumnya menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran, terutama bagi mereka yang harus membagi waktu antara pekerjaan dan pendidikan.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan UKI Paulus, Prof. Yoel Pasae, mengatakan kecenderungan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan magister semakin dipandang sebagai kebutuhan untuk memperkuat kompetensi profesional.

Mahasiswa, kata dia, tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga menghasilkan penelitian dan pengabdian yang memiliki manfaat lebih luas.

“Mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan riset dan pengabdian yang bermanfaat,” kata Yoel.

Teknik Mesin, Baru Dua Kali Meluluskan

Di antara empat program magister yang mengikuti yudisium, Magister Teknik Mesin menjadi salah satu program yang menarik perhatian. Program tersebut baru dua kali meluluskan mahasiswa sejak dibuka.

Pada yudisium kali ini, program Magister Teknik Mesin meluluskan 10 orang, terdiri atas 7 laki-laki dan 3 perempuan.

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan lanjutan di bidang teknik mesin tidak hanya menjadi ruang bagi tenaga profesional laki-laki. Perempuan juga mulai mengambil bagian dalam bidang keilmuan yang selama ini lekat dengan pekerjaan industri dan rekayasa teknis.

Bagi para lulusan Teknik Mesin, gelar magister bukan semata tambahan di belakang nama. Pendidikan tersebut menjadi modal untuk memperluas kompetensi, baik dalam bidang akademik, industri, manajemen teknis maupun pengembangan teknologi.

Kehadiran program ini sekaligus memperluas pilihan pendidikan pascasarjana di UKI Paulus, yang selama ini memiliki basis kuat pada bidang manajemen, hukum dan teknik sipil.

Gelar Bertambah, Tanggung Jawab Mengikuti

Dengan dikukuhkannya 332 lulusan tersebut, UKI Paulus kembali menambah jumlah alumninya yang tersebar di berbagai bidang pekerjaan dan profesi.

Para lulusan pascasarjana yang baru dikukuhkan juga secara otomatis menjadi bagian dari Ikatan Alumni Pascasarjana UKI Paulus. Jaringan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai wadah silaturahmi, tetapi dapat berkembang menjadi ruang kolaborasi profesional, akademik dan pengabdian.

Bagi universitas, keberhasilan pendidikan pascasarjana pada akhirnya tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang lulus. Ukurannya juga berada pada sejauh mana ilmu yang diperoleh dapat digunakan untuk memecahkan persoalan di dunia kerja dan masyarakat.

Prosesi yudisium kemudian ditutup dengan doa bersama. Para lulusan meninggalkan ruang seremoni dengan gelar akademik yang baru, sekaligus membawa tanggung jawab baru: membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak berhenti pada selembar ijazah, tetapi berlanjut melalui karya dan pengabdian. (yul/yus)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 332 Lulusan Pascasarjana UKI Paulus Dikukuhkan, Teknik Mesin Baru Dua Kali Meluluskan

Trending Now