CIANJUR, DETIKSATU.COM || Pengurus Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 resmi dilantik di Grand Hill Resort, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Selasa (22/9/2026). Pelantikan dilakukan Ketua PW DMI Jawa Barat KH Mohammad Mansyur Syaerozi dan dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DMI Kabupaten Cianjur 2026.
Bupati Cianjur dr. M. Wahyu Ferdian mengatakan DMI tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik masjid dan peningkatan jumlah jamaah. Menurut dia, masjid perlu memiliki peran lebih luas dalam membentuk kehidupan masyarakat, termasuk mendorong budaya tertib, menjaga kebersihan, hidup damai, dan menjalankan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“DMI bukan hanya memperbagus masjid, bukan hanya memperbanyak jamaah, tetapi bagaimana bentuk nyata dalam memakmurkan masjid,” kata Wahyu. Ia juga menyinggung persoalan lingkungan dan kebiasaan membuang sampah sembarangan yang dapat berdampak terhadap kondisi lingkungan saat hujan.
Ketua PD DMI Cianjur KH Yosep Umar AR mengatakan kepengurusan baru akan memperkuat pengelolaan masjid, mulai dari administrasi, pembinaan jamaah, kebersihan hingga peningkatan kapasitas takmir dan marbot. Ia menyebut data DMI mencatat sekitar 5.417 masjid di Cianjur, sementara jumlah masjid dan mushola secara keseluruhan disebut mencapai sekitar 14.000.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Dr. Akhmad Alexander Yurikho Hadi mendorong agar keberadaan masjid memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga berharap dapat diwujudkan program kebersihan masjid, termasuk gagasan kendaraan khusus untuk mendukung kegiatan tersebut. Rakerda I DMI Cianjur selanjutnya membahas arah program kerja periode 2026-2031, termasuk penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas pengelola masjid. (Bet)