Mentawai,detiksatu.com || KMP Gambolo yang mengalami gangguan akibat tali terlilit pada propeler kanan berhasil tiba dengan aman di Dermaga Tuapeijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kamis (10/9/2026) pukul 19.00 WIB. Sebanyak 84 orang yang berada di atas kapal dilaporkan dalam keadaan selamat. Dengan tibanya kapal di dermaga, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
KMP Gambolo sebelumnya mengalami gangguan pada propeler kanan akibat terlilit tali Rabo pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 03.15 WIB. Kapal yang bertolak dari Dermaga Bungus, Padang, menuju Sikakap tersebut kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai pada pukul 10.30 WIB untuk meminta bantuan pelepasan tali melalui penyelaman.
Setelah menerima laporan, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai bergerak pada pukul 10.45 WIB menggunakan RIB 02 menuju lokasi yang diperkirakan berada di Perairan Selat Mentawai, dengan koordinat 1°52’45”S 100°09’30”E. Lokasi tersebut berjarak sekitar 35 NM dengan radial 75° dari Dermaga Tuapeijat.
Pada pukul 12.50 WIB, RIB 02 bertemu dengan KMP Gambolo dan melakukan koordinasi dengan awak kapal. Selanjutnya, pada pukul 13.30 WIB, nakhoda menyampaikan bahwa tali Rabo masih terlilit pada propeler kanan dan meminta bantuan penyelaman kepada Tim SAR.
Tim penyelam kemudian melakukan assessment pada pukul 13.50 WIB. Namun, pada pukul 14.00 WIB, kegiatan penyelaman untuk melepaskan tali tidak dilaksanakan karena pertimbangan keselamatan dan kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Mempertimbangkan kondisi tersebut, pada pukul 14.30 WIB nakhoda memutuskan mengubah haluan KMP Gambolo yang semula menuju Sikakap menjadi menuju Dermaga Tuapeijat. Kapal bergerak dengan kecepatan rata-rata sekitar 3,5 knot.
Pada waktu yang sama, RIB 02 melakukan escort atau pendampingan terhadap KMP Gambolo menuju Dermaga Tuapeijat. Pendampingan dilakukan untuk memastikan keselamatan kapal dan seluruh orang yang berada di atas kapal selama perjalanan.
KMP Gambolo akhirnya tiba di Dermaga Tuapeijat pada pukul 19.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Berdasarkan pendataan ulang setelah kapal sandar, jumlah orang di atas kapal tercatat sebanyak 84 orang. Jumlah tersebut merupakan koreksi dari laporan awal yang sebelumnya menyebutkan 97 orang. Seluruh 84 orang dinyatakan selamat.
Dalam operasi ini, unsur yang terlibat terdiri atas Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Pos TNI AL Simaubuk, dan Polairud Kepulauan Mentawai.
Peralatan utama yang digunakan dalam operasi meliputi D-Max 02 Mentawai, RIB 02 Mentawai, peralatan selam, alat komunikasi, PLB, Starlink, Albanav, peralatan evaluasi, peralatan medis, dan telepon satelit.
“Kami mengerahkan Tim SAR untuk membantu KMP Gambolo yang mengalami gangguan propeler kanan. Setelah penilaian kondisi di lapangan, upaya pelepasan tali melalui penyelaman tidak dilaksanakan dengan mempertimbangkan keselamatan dan kondisi cuaca. KMP Gambolo kemudian mengubah haluan menuju Tuapeijat dan mendapat pengawalan Tim SAR hingga tiba dengan aman. Sebanyak 84 orang dinyatakan selamat. Dengan seluruh POB dan kapal dalam kondisi aman”. Ujar Benteng Hilton Telaumbanua, S.E, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai.
Dengan telah tibanya KMP Gambolo di Dermaga Tuapeijat dalam kondisi aman serta seluruh POB dinyatakan selamat, operasi SAR selesai dilaksanakan dan diusulkan untuk ditutup.(Dedi)