Pasaman Barat, detiksatu.com || Sebanyak 162 mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat resmi menyandang gelar sarjana dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan ke-XXVIII Tahun Akademik 2025/2026, Kamis (29/10/2026). Wisuda ini menjadi momen bersejarah karena merupakan angkatan pertama yang memulai pendidikan saat kampus masih berstatus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) YAPTIP dan menyelesaikannya setelah beralih bentuk menjadi institut.
Perubahan status kelembagaan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1211 Tahun 2025 tertanggal 25 Agustus 2025. Peralihan ini sekaligus menandai babak baru perjalanan pendidikan tinggi Islam di lingkungan IAI YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat.
Humas IAI YAPTIP Pasaman Barat, Jon Kenedi, S.H., saat dihubungi media menyampaikan bahwa sebanyak 162 mahasiswa dan mahasiswi mengikuti prosesi wisuda. Ia mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, lancar, dan sukses.
Rektor: Wisuda Bukan Sekadar Seremoni
Rektor IAI YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat, Dr. Iswandi, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, penyerahan ijazah, ataupun pengukuhan kesarjanaan. Lebih dari itu, wisuda merupakan momentum yang mengandung makna perjuangan, pengorbanan, tanggung jawab, dan harapan.
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta berharap ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat bermanfaat, membawa berkah, dan membahagiakan orang tua.
Menurut Iswandi, wisuda kali ini memiliki arti khusus dalam sejarah perjalanan kampus setelah perubahan status kelembagaan. Ia berharap IAI YAPTIP terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.
Menutup sambutannya, Iswandi menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan. Ia berharap IAI YAPTIP semakin berkualitas, dipercaya masyarakat, serta memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Ketua Yayasan: Masuk sebagai STAI, Lulus sebagai IAI
Ketua Yayasan, H. Syamsurizal, S.H., menyebut wisuda angkatan ke-XXVIII sebagai momen bersejarah karena para lulusan memulai pendidikan ketika kampus masih berstatus STAI dan menyelesaikannya setelah perubahan menjadi institut.
“Anak-anak kami masuk dengan nama STAI YAPTIP dan lulus dengan nama IAI YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat. Ini menjadi catatan penting dalam perjalanan kampus,” ungkapnya.
Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal babak baru yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Karena itu, para sarjana diharapkan memiliki prinsip kuat dalam menjalani kehidupan serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.
Bupati Harapkan Lulusan Berkontribusi bagi Daerah
Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, S.H., M.M., menyampaikan ucapan selamat kepada 162 wisudawan dan wisudawati. Atas nama pemerintah daerah, ia berharap para lulusan mampu menjadi generasi penerus yang dapat melanjutkan perjuangan pembangunan di Kabupaten Pasaman Barat.
Ia juga berharap para sarjana menjadi pribadi yang berguna, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat luas.
Perwakilan orang tua wisudawan dan wisudawati, Yulhendri Datuak Putih, S.H., menyampaikan terima kasih kepada rektor, jajaran pimpinan kampus, dan dosen atas ilmu serta bimbingan yang telah diberikan kepada para mahasiswa.
Ia berharap ilmu yang diperoleh para lulusan dapat diterapkan di tengah masyarakat maupun dunia kerja, sekaligus menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT.
Sementara itu, Ketua Alumni IAI YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat, Zainal, S.Pd., turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia berharap para lulusan mampu mengamalkan ilmu, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Orasi Ilmiah dan Penyerahan Bantuan KIP Kuliah
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Drs. Jasman, M.M., Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, menyampaikan orasi ilmiah mewakili Gubernur Sumatera Barat.
Kegiatan juga diisi dengan sambutan dari Kopertais Wilayah VI Sumatera Barat serta penyerahan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari Kementerian Agama kepada delapan mahasiswa.
Prosesi wisuda diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, menyanyikan himne dan mars IAI YAPTIP, serta pembacaan ayat suci Al-Qur'an.
Selanjutnya dilakukan pembacaan surat keputusan rektor, penyerahan ijazah dan pemindahan kuncir, pelantikan wisudawan dan wisudawati, pembacaan ikrar sarjana, pengumuman wisudawan terbaik, penyerahan piagam, serta penyerahan alumni. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa dan penutupan rapat senat terbuka.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, S.H., M.M., Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Drs. Jasman, M.M., Sekretaris Kopertais Wilayah VI Sumatera Barat M. Fadli, M.I.Kom., Kepala Dinas Pendidikan Imter Pedri, Kepala Dinas Perhubungan Pasaman Barat H. Decky Harmiko Saputra, S.H., unsur Polres Pasaman Barat, TNI, DPRD, Kementerian Agama Pasaman Barat, Komisioner KPU, pembina dan pengurus yayasan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Sebanyak 162 lulusan tersebut berasal dari empat program studi, yakni Pendidikan Agama Islam sebanyak 83 orang, Perbankan Syariah 29 orang, Manajemen Pendidikan Islam 23 orang, dan Pendidikan Anak Usia Dini 27 orang.
Wisuda angkatan ke-XXVIII ini diharapkan menjadi awal pengabdian para sarjana untuk menerapkan ilmu pengetahuan, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
(R. Habibi)