Asep Surya Atmaja Resmi Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Gantikan Ade Kuswara Kunang

Asep Surya Atmaja Resmi Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Gantikan Ade Kuswara Kunang

Oktober 23, 2026 | Oktober 23, 2026 WIB Last Updated 2026-10-23T13:03:36Z
Bandung, detiksatu.com ll
Dinamika kepemimpinan Kabupaten Bekasi resmi memasuki babak baru. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melantik dr. Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (23/10/2026).
 
Asep, politikus Partai Buruh yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Bekasi, naik ke kursi nomor satu setelah posisi itu dikosongkan akibat kasus korupsi yang menjerat bupati sebelumnya, Ade Kuswara Kunang.
 
Pelantikan itu menindaklanjuti Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmen Mendagri) Nomor 100.2.1.3-3282 Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada Senin (19/10/2026). Kepmen terpisah, Nomor 100.2.1.3-3201 Tahun 2026, mengesahkan pemberhentian Ade dari jabatan Bupati Bekasi setelah putusan kasus korupsinya berkekuatan hukum tetap.
 
Proses transisi telah melalui tahapan formal, termasuk Berita Acara Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi Nomor 27/BA/172.2-DPRD/2026 tertanggal 16 Oktober 2026 dan Surat Rekomendasi Gubernur Jawa Barat.
 
Dari Plt Menjadi Definitif
 
Asep sebenarnya telah memegang tampuk kepemimpinan Kabupaten Bekasi sejak 20 Desember 2025, saat ia diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati pasca Ade ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap pengaturan proyek.
 
Dengan pelantikan ini, Asep kini memperoleh hak keuangan dan fasilitas sesuai regulasi sebagai bupati definitif, dan diproyeksikan memimpin Kabupaten Bekasi secara penuh hingga 20 Februari 2030.
 
Gubernur Soroti SILPA Rp2 Triliun
 
Dalam sambutannya, Gubernur Dedi Mulyadi menitipkan sejumlah pekerjaan rumah. Salah satu yang menjadi sorotan utamanya adalah tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Pemerintah Kabupaten Bekasi yang mencapai Rp1 triliun hingga Rp2 triliun setiap tahun.
 
"Yang ironis, uangnya selalu nyisa. Rata-rata SILPA per tahun mencapai Rp1 hingga Rp2 triliun," kata Dedi.
 
Dedi menegaskan anggaran harus diserap secara optimal untuk pembenahan sungai, penataan ruang, perbaikan sekolah yang rusak, hingga peningkatan fasilitas puskesmas dan rumah sakit daerah. Ia juga menyinggung masalah kebersihan dan penataan lingkungan di Kabupaten Bekasi yang dinilai masih perlu banyak dibenahi.
 
Komitmen Lanjutkan Program
 
Usai dilantik, Asep menyatakan komitmennya melanjutkan visi-misi pembangunan yang telah dirancang pemerintahan sebelumnya.
 
"Visi dan misi yang sudah ada tetap akan kita jalankan. Program-program tersebut sudah direncanakan dengan baik dan akan kita lanjutkan untuk pembangunan Kabupaten Bekasi," tegas Asep.
 
Lebih lanjut, dokter lulusan Universitas Padjadjaran itu menyebut akan menetapkan skala prioritas pada bidang kesehatan dan infrastruktur, termasuk pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
 
Latar Belakang: Ade Dijatuhi Vonis 6 Tahun
 
Kursi Bupati Bekasi kosong setelah Ade Kuswara Kunang ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi pada Desember 2025, bersama ayahnya, HM Kunang.
 
Pada 14 September 2026, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung menjatuhkan vonis enam tahun penjara dan denda Rp300 juta kepada Ade, serta uang pengganti sebesar Rp10,4 miliar dan pencabutan hak politik selama 10 tahun. Ade tidak mengajukan banding, sehingga putusan berkekuatan hukum tetap dan menjadi dasar pemberhentiannya dari jabatan.
 
Kursi Wakil Bupati Masih Kosong
 
Dengan kursi Bupati definitif terisi, perhatian kini beralih pada pengisian kursi Wakil Bupati Bekasi yang kosong. Mekanisme pengisiannya akan diserahkan kepada gabungan partai politik pengusung dan koalisi pendukung.
 
 
 
Reporter(Roan)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Asep Surya Atmaja Resmi Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Gantikan Ade Kuswara Kunang

Trending Now