Sidoarjo, detiksatu.com || Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) Prasung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, memasok beras dan minyak goreng secara rutin sesuai pesanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Bangsa Berkah Bersama di Desa Prasung. Kegiatan usaha ini menjadi salah satu upaya koperasi mengembangkan ekonomi desa sekaligus membuka peluang pemanfaatan hasil pertanian lokal.
Kepala Desa Prasung, Muhammad Syafi’i, mengatakan keberadaan Kopdes Merah Putih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kesempatan kepada warga untuk mengembangkan usaha melalui koperasi.
“Meski masih dalam skala kecil, koperasi sudah dapat memasok beras dan minyak ke SPPG Prasung. Kami berharap usaha ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Syafi’i, Kamis (22/10/2026).
Ketua Kopdes Prasung, Habibullah, menjelaskan koperasi telah menjalankan usaha melalui gerai sembako. Pasokan kepada SPPG dilakukan secara rutin menyesuaikan pesanan, dengan jumlah beras sekitar dua kuintal per hari dan minyak goreng sebanyak 10 karton.
Menurut Habibullah, beras yang dipasok merupakan beras kualitas premium dengan harga Rp14.800 per kilogram. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya koperasi memperluas usaha dan memperkuat perannya dalam memenuhi kebutuhan pangan di tingkat desa.
“Kami ingin mengembangkan Kopdes Prasung semaksimal mungkin. Selain memasok kebutuhan SPPG, kami juga ingin memaksimalkan potensi pertanian desa agar rantai pasok beras ke depan dapat terhubung dari petani hingga konsumen,” jelasnya.
Habibullah menyebut Desa Prasung memiliki potensi pertanian dan perikanan yang perlu dikembangkan sesuai karakteristik wilayah. Ia berharap pemerintah pusat memberikan dukungan terhadap pengembangan koperasi, termasuk sarana mobilisasi dan program yang sesuai dengan potensi masing-masing desa.
Di sektor pertanian, produksi di Desa Prasung disebut mencapai sekitar 160 ton per tahun. Menurut Habibullah, potensi tersebut dapat menjadi salah satu modal untuk memperkuat pasokan pangan lokal. Ia juga menyebut pupuk bersubsidi sebagai salah satu bentuk bantuan yang telah diterima.
Dari sisi kelembagaan, Kopdes Prasung memiliki sekitar 50 anggota. Iuran pokok ditetapkan sebesar Rp50.000 dan iuran wajib Rp20.000, sedangkan pembagian hasil dilakukan setahun sekali. Gerai koperasi berada di Desa Prasung dan tercatat dengan nomor AHU-0008502.AH.01.29.Tahun 2025.
Habibullah berharap koperasi dapat tumbuh bersama potensi ekonomi desa sehingga manfaatnya dirasakan tidak hanya oleh pengurus dan anggota, tetapi juga masyarakat serta petani setempat.
“Kami berharap dukungan pemerintah dapat memperkuat pengembangan koperasi dan potensi lokal. Setiap desa memiliki karakteristik berbeda yang perlu dikembangkan sesuai keunggulannya,” pungkasnya. (zae/bgs)