Proyek Turap Ruas Miga, Lolowua Gunungsitoli Kedepankan Kualitas dan Transparansi.

Proyek Turap Ruas Miga, Lolowua Gunungsitoli Kedepankan Kualitas dan Transparansi.

Oktober 19, 2026 | Oktober 19, 2026 WIB Last Updated 2026-10-19T12:57:50Z
Gunungsitoli,detiksatu.com || Harapan masyarakat Kota Gunungsitoli dan sekitarnya untuk menikmati infrastruktur jalan yang aman dan bebas dari ancaman longsor kini semakin dekat dengan kenyataan. Proyek strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berupa pembangunan turap, talud, dan bronjong di ruas jalan provinsi Miga–Lolowua KM 16 +900 menunjukkan progres yang sangat menggembirakan. Hingga pertengahan Oktober 2026, ( 19/10/2026 )

Proyek krusial ini digulirkan melalui Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Provsu dengan alokasi anggaran APBD 2026 sebesar Rp 6,36 miliar. Sejak kontrak ditandatangani pada 1 Juli 2026 lalu, pihak penyedia jasa CV. Novita Rensa NR terus memacu ritme kerja guna memastikan infrastruktur pelindung tebing ini selesai tepat waktu dan tepat mutu.

Keberadaan talud dan bronjong di titik KM 16 +900 ini dinilai sangat vital. Jalur Miga–Lolowua merupakan salah satu urat nadi transportasi logistik dan mobilitas warga yang menghubungkan Kota Gunungsitoli dengan wilayah pedalaman Nias. Karakteristik medan yang berbukit membuat area tersebut sebelumnya rawan mengalami abrasi dan tanah longsor, terutama saat curah hujan tinggi, yang kerap mengganggu aktivitas perekonomian daerah.

Dalam pelaksanaan di lapangan, pihak rekanan penyedia jasa sangat terbuka (welcome) terhadap setiap masukan dan saran yang konstruktif dari berbagai elemen masyarakat. Sikap kooperatif ini berjalan beriringan dengan komitmen perusahaan yang tetap berpedoman teguh pada regulasi tata pelaksanaan yang telah diatur secara ketat dalam petunjuk teknis (juknis) pengerjaan. Langkah ini diambil demi menjaga akuntabilitas, transparansi, serta memastikan kekuatan struktur bangunan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Keseriusan pengerjaan proyek ini turut diakui oleh masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pembangunan. Ar Z, salah seorang warga setempat, menyampaikan langsung apresiasinya kepada awak media mengenai kinerja positif dari pihak kontraktor di lapangan.

"Pekerjaan itu benar-benar serius dikerjakan oleh kontraktor. Kami melihat langsung bagaimana prosesnya di lapangan," ujar Ar Z
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa warga tidak sekadar menjadi penonton, melainkan ikut aktif mengawal jalannya pembangunan demi kebaikan bersama. "Pekerjaan itu kita awasi juga sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kualitas dan mutu bangunan, sehingga kami yang ada di sekitaran sini nantinya benar-benar bisa merasakan manfaatnya dalam jangka panjang," tambahnya.

Warga setempat menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap percepatan proyek ini. Dengan struktur bangunan turap yang kokoh, potensi badan jalan amblas dapat diminimalisir secara permanen. Kelancaran pengerjaan yang memicu optimisme bahwa jalan provinsi ini akan segera aman dilalui secara normal dalam waktu dekat, sekaligus menjadi motor penggerak baru bagi konektivitas dan kesejahteraan masyarakat lintas wilayah di Kepulauan Nias. (Red) Gaba'atulo W.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Proyek Turap Ruas Miga, Lolowua Gunungsitoli Kedepankan Kualitas dan Transparansi.

Trending Now