SIBOLGA, DETIKSATU.COM — Pekerjaan rehabilitasi parit di Jalan Aek Garut, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, yang dibiayai dari APBD Kota Sibolga Tahun Anggaran 2026, kini menuai sorotan warga.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang, paket pekerjaan bernama "Rehab Parit Jl. Aek Garut Kota Sibolga" ini memiliki nilai kontrak Rp247.231.000 (Dua Ratus Empat Puluh Tujuh Juta Dua Ratus Tiga Puluh Satu Ribu Rupiah).
Penyedia jasa pelaksana adalah CV. Ryanda Utama dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender, di bawah PPKon Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sibolga.
Namun, saat Reporter Detiksatu.com meninjau langsung lokasi pekerjaan — tepatnya di Jalan Maraden Panggabean, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara — kondisi fisik parit yang telah dikerjakan menimbulkan pertanyaan terkait kualitas hasil bangunan.
Dari pantauan di lapangan, terlihat permukaan tutup beton parit sebagian besar masih menggunakan bangunan lama yang dipasang kembali. Tampak pula perbedaan kualitas pengerjaan di beberapa titik. Beberapa sambungan antar-beton terlihat tidak rapi dan belum padat sempurna.
Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatirannya, Minggu (04/10/2026):
"Kami melihat papan proyek tertulis nilainya cukup besar, kami berharap hasilnya kokoh dan awet. Namun apa yang kami lihat di lokasi, masih banyak ditemukan keretakan dan ketidaksempurnaan yang seharusnya tidak terjadi pada pekerjaan yang baru dikerjakan."
Warga berharap pihak Dinas PUPR Kota Sibolga selaku pemilik pekerjaan melakukan pemeriksaan kualitas dan pengawasan yang ketat sebelum menyerahkan hasil pekerjaan kepada masyarakat.
Apakah kondisi yang terlihat di lapangan sudah sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disepakati, menjadi pertanyaan yang perlu mendapatkan penjelasan resmi.
"Kami tidak menuduh apa-apa, kami hanya ingin memastikan uang rakyat yang sebesar itu digunakan secara tepat dan hasilnya berkualitas, kuat, serta tahan lama untuk kepentingan bersama."
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun Dinas PUPR Kota Sibolga terkait kondisi hasil pekerjaan tersebut. Reporter Detiksatu.com akan terus menindaklanjuti, meminta klarifikasi, dan membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan keterangan guna mendapatkan penjelasan yang transparan kepada publik."(Rinaldi).