KAPUAS HULU, DETIKSATU.COM || Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menghantui anak-anak sekolah akhirnya direspon cepat. Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu melalui Puskesmas Kalis melaksanakan fogging atau pengasapan massal di area Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Kalis, Kecamatan Kalis, Kamis (29/10/2026).
Langkah cepat ini diambil setelah pihak sekolah dan orang tua murid khawatir akan meningkatnya kasus DBD di musim penghujan yang melanda wilayah Kapuas Hulu dalam beberapa minggu terakhir.
Pantauan detiksatu.com di lokasi, terlihat seorang petugas fogging dari Puskesmas Kalis dengan sigap menyisir setiap sudut sekolah. Dengan mesin fogging di punggung, asap putih tebal menyelimuti kolong bangunan sekolah kayu, selokan, semak-semak, hingga ruang kelas. Aksi ini menjadi tontonan para siswa yang antusias melihat proses pembasmian nyamuk Aedes Aegypti, nyamuk pembawa virus mematikan tersebut.
> "Dalam rangka mencegah penularan DBD, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kalis melaksanakan fogging di area SDN 10 Kalis pada hari Kamis 29 Oktober 2026," ujar petugas di lapangan.
Bukan Sekadar Asap, Ini Perang Melawan Nyamuk Pembunuh
Pihak Puskesmas Kalis menegaskan, fogging bukan sekadar formalitas. Fogging dilakukan untuk memutus mata rantai penularan DBD dengan membunuh nyamuk dewasa yang sudah terinfeksi virus.
Namun, tim kesehatan juga mengingatkan bahwa fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, bukan jentiknya. Oleh karena itu, pihak sekolah dan masyarakat diminta untuk tidak hanya bergantung pada fogging.
"Kami dari Puskesmas Kalis tidak henti-hentinya mengingatkan, kunci utama cegah DBD itu adalah 3M Plus. Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air, dan Mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air. Fogging ini adalah tindakan terakhir," tambah petugas kesehatan.
Kepala SDN 10 Kalis yang dikonfirmasi terpisah menyampaikan rasa terima kasihnya atas respon cepat dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kalis. Dengan adanya fogging ini, kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal dan orang tua tidak lagi was-was.
"Kami sangat berterima kasih. Anak-anak adalah aset bangsa. Kesehatan mereka adalah prioritas. Sekarang anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman," ujarnya.
Imbauan Keras Untuk Warga Kalis:
Memasuki musim pancaroba, Puskesmas Kalis mengimbau kepada seluruh warga Kecamatan Kalis untuk:
1. Rutin memeriksa bak mandi dan toren airPastikan tidak ada jentik nyamuk.
2. Bersihkan selokan dan parit di sekitar rumah agar tidak menjadi sarang nyamuk.
3. Gunakan lotion anti nyamuk dan kelambu saat tidur, terutama untuk anak-anak.
4. Segera ke Puskesmas jika demam tinggi lebih dari 2 hari disertai bintik merah - Jangan dianggap sepele, DBD bisa merenggut nyawa dalam hitungan hari.
Dengan adanya kegiatan fogging ini, diharapkan tidak ada lagi kasus DBD yang menyerang anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Kalis. Sinergi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, pihak sekolah, dan orang tua menjadi kunci utama menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari DBD.
( Joko )