Gunungsitoli,detiksatu.com || Aliansi Peduli Konsumen Ono Niha (APKN) secara resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi damai kepada Polres Nias terkait dugaan penipuan klaim asuransi oleh pihak BRI Life terhadap salah satu nasabah bernama Amal Agus Suheri Zega. Aksi unjuk rasa yang diperkirakan melibatkan sekitar 100 orang massa ini dijadwalkan berlangsung di depan Kantor Cabang BRI Gunungsitoli pada Jumat, 5 November 2026.
Dugaan kasus ini mencuat setelah Amal Agus Suheri Zega, yang merupakan nasabah aktif BRI Life dengan premi bulanan sebesar Rp568.000 melalui sistem potong gaji, mendapati klaim asuransinya ditolak. Penolakan tersebut terjadi saat korban menjalani perawatan medis di RSUD Thomson Gunungsitoli pada tanggal 14 hingga 19 Agustus 2026 lalu.
Pihak BRI Life berdalih bahwa klaim tidak dapat dicairkan karena belum adanya ikatan kerja sama antara pihak asuransi dengan pihak rumah sakit. Merasa bahwa urusan kemitraan tersebut sepenuhnya merupakan ranah internal perusahaan dan bukan tanggung jawab nasabah, korban mendatangi Kantor BRI Cabang Gunungsitoli untuk meminta penjelasan. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, pihak perbankan dinilai gagal memberikan klarifikasi yang transparan.
Ketua APKN sekaligus Pimpinan Aksi, Edward Lahagu, menyatakan bahwa tindakan tersebut diduga kuat telah melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). APKN bersama Koordinator Lapangan Redius Gea telah menyusun tiga tuntutan utama dalam aksi damai mendatang dan telah di setujui oleh Pihak korban Amal Agus Suheri Zega di tanda tangani.
Ketua Aliansi Peduli Konsumen Ononiha (APKN), Eduar Lahagu, menyatakan bahwa pihak BRI Life belum dapat mencairkan klaim asuransi atas nama Amal Agus Zega. Akibatnya, pertemuan yang berlangsung kemarin sore pukul 15.00 WIB tidak membuahkan hasil. Menyikapi kebuntuan tersebut, pihak aliansi telah berkoordinasi dengan keluarga korban dan sepakat untuk menggelar aksi damai demi menuntut penjelasan serta klarifikasi dari BRI Life. Surat pemberitahuan terkait aksi tersebut juga telah resmi dikirimkan ke Polres Nias.
Aksi unjuk rasa ini direncanakan memulai titik kumpul di Alun-Alun Kota Gunungsitoli pada pukul 08:45 WIB. Massa kemudian akan melakukan konvoi mengelilingi kota dengan menggunakan mobil komando, spanduk, dan bendera merah putih sebelum bergerak menuju lokasi utama di Kantor Cabang BRI Gunungsitoli. Surat pemberitahuan aksi ini juga telah ditembuskan kepada Dirintelkam Polda Sumatera Utara, LSM, serta kalangan pers untuk pengawalan kasus lebih lanjut.(Redy Gea).