Babinsa Tumbuhkan Rasa Kebersamaan Lewat Gotong Royong Pembangunan Jembatan Gantung Bersama Masyarakat Desa Binaan

Redaksi
Januari 31, 2026 | Januari 31, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T06:17:09Z
Gayo Lues, detiksatu.com || Semangat gotong royong yang menjadi napas kehidupan masyarakat pedesaan kembali hidup di Desa Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. 

Babinsa Koramil 09/Putri Betung Kodim 0113/Gayo Lues, Serda Eriadi, turun langsung bersama masyarakat melaksanakan gotong royong pengecoran pondasi jembatan gantung yang menjadi akses vital warga menuju area perkebunan, Sabtu (31/01/2026).

Kegiatan tersebut bukan sekadar kerja fisik, melainkan wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. 
Jembatan gantung yang sedang dibangun ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi warga, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas hasil perkebunan.

Sejak pagi hari, Babinsa bersama warga tampak bahu-membahu mengaduk material, mengangkat semen, hingga melakukan pengecoran pondasi jembatan. Tidak ada sekat, tidak ada jarak—semua menyatu dalam satu tujuan: membangun desa dari bawah, dengan cara lama yang terbukti ampuh, gotong royong.

Serda Eriadi mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat desa binaan.

“Gotong royong ini kami laksanakan untuk pembenahan lingkungan sekaligus menjaga dan mendukung roda ekonomi masyarakat desa. Akses jalan ke kebun sangat penting, karena di situlah sumber penghidupan warga,” ujar Serda Eriadi di sela kegiatan.

Ia menegaskan, keberadaan TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra rakyat yang siap membantu mengatasi kesulitan di lapangan.

Menurutnya, pembangunan jembatan gantung ini memiliki dampak strategis bagi masyarakat Desa Gumpang Lempuh. Selain mempermudah akses menuju kebun, jembatan tersebut juga akan meningkatkan keselamatan warga yang selama ini harus melintasi jalur sulit, terutama saat musim hujan dan debit air sungai meningkat.

“Ini adalah bukti nyata kekompakan antara TNI dan masyarakat. Melalui gotong royong, selain pekerjaan menjadi ringan, silaturahmi juga semakin erat. Nilai kebersamaan inilah yang harus terus kita jaga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Serda Eriadi menegaskan bahwa TNI akan terus hadir dan berupaya memberikan bantuan nyata kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman dan desa terpencil.

“TNI selalu berupaya hadir membantu warga yang mengalami kesulitan. Turut serta dalam pembangunan jembatan gantung maupun perbaikan fasilitas umum lainnya adalah prioritas kami di lapangan,” pungkasnya.

Sementara itu, masyarakat Desa Gumpang Lempuh menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam kegiatan gotong royong tersebut. Kehadiran TNI dinilai mampu membangkitkan semangat kebersamaan dan mempercepat proses pembangunan yang selama ini terkendala keterbatasan tenaga dan sarana.

Dengan semangat gotong royong yang terus dirawat, pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat segera rampung dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dari desa, untuk ketahanan sosial—TNI dan rakyat kembali membuktikan bahwa kekuatan sejati lahir dari kebersamaan.

(Reporter: Kang Juna)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Babinsa Tumbuhkan Rasa Kebersamaan Lewat Gotong Royong Pembangunan Jembatan Gantung Bersama Masyarakat Desa Binaan

Trending Now