Tanjab Barat, detisatu.com - Proyek pembangunan jalan beton di RT 17 Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), yang baru rampung dikerjakan pada tahun anggaran 2025 lalu menggunakan dana APBD-P, kini menghadapi kondisi kerusakan yang semakin parah.
Ada dugaan kuat bahwa pekerjaan dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Hal ini terbukti langsung di lapangan, di mana mutu dan kualitas pekerjaan terlihat jelas tidak memenuhi standar yang seharusnya diterapkan.
Warga setempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas pengerjaan yang dinilai tidak sesuai standar. "Kami sangat kecewa karena jalan baru saja diperbaiki, tapi sekarang sudah rusak lagi. Tampaknya dikerjakan asal jadi tanpa memperhatikan mutu, dan sekarang kondisinya malah makin parah," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, warga juga mengajukan pertanyaan terkait penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk proyek pembangunan jalan tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah dapat melakukan pemeriksaan mendalam terhadap proyek ini serta mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kualitas pekerjaan.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat diharapkan segera menangani masalah ini, baik melalui pelaksanaan perbaikan ulang yang berkualitas maupun evaluasi menyeluruh terhadap proses pengerjaan sebelumnya. Warga berharap perbaikan selanjutnya dapat dilakukan sesuai standar teknis agar jalan dapat digunakan dengan aman dan awet dalam jangka panjang.(Tim)

