Pengikut

Pendemo di Jembatan Baliase Tidak Ditahan, Hanya Dibina dan Ditemani Makan serta Minum Kopi

Lamellong
Januari 26, 2026 | Januari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T02:42:57Z

Luwu-utara-detiksatu.com - Senin, 26 Januari 2026 – Pemerintah, bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI, membuka kembali akses jalan di Jembatan Baliase, Kabupaten Luwu Utara, yang sempat diblokade oleh massa aksi terkait Pemekaran Luwu Raya.

 Pemblokiran ini menyebabkan kemacetan signifikan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas, sehingga pembukaan akses jalan dilakukan untuk mengembalikan mobilitas masyarakat dan menjaga ketertiban umum.

Kronologi Pembukaan Jalan

Sejak pagi, aparat gabungan TNI dan Polri telah menyiapkan rencana untuk membuka blokade dengan cara yang aman dan persuasif. Tim aparat melakukan pengamatan dan komunikasi dengan para pendemo untuk memberikan peringatan agar jalan dibuka.

 Meski sebagian massa aksi tetap bertahan, aparat memastikan pendekatan dilakukan secara humanis dan persuasif, dengan tujuan utama mencegah bentrokan serta memastikan keselamatan semua pihak.

Pengaturan lalu lintas juga diterapkan di sekitar jembatan agar kendaraan tetap bisa bergerak meski dalam skala terbatas. Aparat kepolisian dan TNI secara bergiliran melakukan dialog dengan pendemo, menekankan pentingnya keselamatan, kelancaran arus lalu lintas, dan ketertiban umum.

Pengamanan Pendemo

Dalam proses pembukaan blokade, sejumlah pendemo diamankan karena dianggap menghambat arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.

 Namun, sangat penting ditegaskan bahwa pengamanan ini bukanlah penahanan dalam arti hukum. Pendemo yang diamankan dibawa untuk pendataan dan pembinaan, serta ditemani untuk kegiatan sederhana seperti makan dan minum kopi. Pendekatan ini dilakukan secara persuasif dan humanis untuk menjaga keamanan dan mencegah konflik.

Klarifikasi Hoaks di Media Sosial

Belakangan, beredar informasi di media sosial yang menyebut bahwa pendemo “ditahan secara paksa” oleh aparat. Pemerintah dan aparat menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

 Pendemo tidak ditahan secara hukum, dan pengamanan dilakukan dengan prinsip persuasif dan humanis. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada kabar yang belum diverifikasi dan selalu merujuk pada sumber resmi seperti Polres, Polda, atau pemerintah daerah terkait.

Makna dan Tujuan Langkah Pemerintah

Pembukaan kembali akses jalan di Jembatan Baliase merupakan bagian dari upaya pemerintah dan aparat keamanan untuk menjaga ketertiban umum, memastikan kelancaran arus transportasi, dan mengembalikan aktivitas masyarakat ke kondisi normal.

 Langkah ini juga menunjukkan bahwa pemerintah menghargai hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, tetapi menekankan pentingnya melakukannya secara tertib dan aman.

Pendekatan persuasif dan humanis yang diterapkan aparat menjadi contoh penanganan aksi masyarakat yang damai, tanpa menimbulkan kerugian atau konflik. Aparat terus memantau situasi dan siap melakukan langkah antisipatif jika terdapat potensi gangguan keamanan.

Pesan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di kawasan Jembatan Baliase, mengikuti arahan aparat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

 Pemerintah menekankan pentingnya sikap kritis terhadap informasi di media sosial agar tidak terjebak pada hoaks yang bisa menimbulkan kebingungan atau kepanikan.

Dengan dibukanya kembali akses jalan ini, arus lalu lintas di Kabupaten Luwu Utara diharapkan kembali lancar, aktivitas masyarakat dapat berjalan normal, dan suasana wilayah tetap kondusif.
Kesimpulan

Langkah yang dilakukan pemerintah dan aparat gabungan TNI-Polri di Jembatan Baliase menunjukkan keseimbangan antara penegakan ketertiban dan penghormatan terhadap hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Proses pengamanan yang persuasif dan humanis menjadi bukti bahwa penanganan aksi tidak selalu harus represif.

Klarifikasi terkait hoaks di media sosial menegaskan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkan kabar, agar masyarakat tetap aman dan situasi kondusif.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pendemo di Jembatan Baliase Tidak Ditahan, Hanya Dibina dan Ditemani Makan serta Minum Kopi

Trending Now