Nduga,detiksatu.com || Peredaran barang sembako di kios-kios ibu kota Kenyam kedaluwarsa masih marak di Kabupaten Nduga, prov Papua Pegunungan, Warga masyarakat Nduga mengaku masih membeli barang-barang kedaluwarsa yang dijual dengan harga murah, Sabtu 31/01/2026
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang lebih rentan.
Warga Masyarakat Nduga yang dikonfirmasi wartawan pada pukul 11.15 WIT, Rabu (31/01) mengaku tidak menyadari bahwa barang yang mereka beli sudah melewati masa berlaku. "Saya tidak tahu kalau barang ini sudah kedaluwarsa, saya hanya lihat harganya murah saja," kata salah satu warga.
Pedagang di kios dan toko- toko di Nduga ibu kota Kenyam diduga tetap menjual produk kedaluwarsa dengan harga lebih murah dari harga pasar, sehingga menarik minat pembeli. Barang-barang kedaluwarsa seperti mie instan, gula, dan tepung, surplus di Nduga dan dijual dengan harga murah.
Warga Nduga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk melindungi masyarakat dari bahaya barang kedaluwarsa. "Kami harap pemerintah segera bertindak, karena ini sangat berbahaya bagi kesehatan kami," kata warga lainnya.
Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mencegah dampak kesehatan yang lebih luas. Pengawasan, penertiban, dan edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
"Saya sangat khawatir dengan kondisi ini, apalagi banyak anak-anak dan lansia yang sering membeli barang-barang ini. Kami harap pemerintah segera mengambil tindakan," kata Maria, warga Nduga.
Reporter Saranus Kogoya

